Dinas PMPD Prov Kaltim

    Dalam Pembinaan Posyantek, Helvin Syahruddin Sebut Harus Menjiwai

    Redaktur:Rusdianto
    06 Desember 2023 pukul 11:08 WITA

    Helvin Syahruddin (Dok. Seputarfakta).

    Samarinda - Pembinaan terhadap Pos Layanan Teknologi (Posyantek) yang ada di desa/kelurahan, disebut Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Helvin Syahruddin, harus dilakukan secara serius.

    Pasalnya, keberadaan Posyantek sangat diharapkan bagi munculnya inovasi serta temuan teknologi tepat guna (TTG) yang bisa menjadi solusi atas berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat secara langsung.

    Helvin membeber, pihaknya sebagai salah satu tim penggerak yang melakukan pembinaan tak bisa hanya sekadar menyelesaikan pekerjaan secara administratif. Lebih dari itu, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan.

    Bahkan, lanjut Helvin pihaknya sampai memfasilitasi terbentuknya Forum Komunikasi Posyantek, sebagai wadah komunikasi pengembangan. Wadah itu, kata Helvin juga digunakan sebagai sarana untuk melakukan pembinaan secara berkala.

    "Yang terpemting dalam pembinaan Posyantek harus memberikan perhatian. Harus turun langsung bersama masyarakat," kata Helvin.

    Selain itu, pembinaan juga dimaksudkan agar teknologi atau inovasi yang dihasilkan tidak latah, sehingga setelah selesai lomba, inovasi tidak termanfaatkan secara langsung oleh masyarakat dengan baik.

    "Istilah kami dalam pembinaan, kalau mau berbbicara sapi harus jadi sapi agar menjiwai. Sering membaur berkomunikasi untuk melihat potensi, agar teknologi yang dihasilkan benar-benar bermanfaat," pungkasnya. (Sf/Rs/ADV).

    Dinas PMPD Prov Kaltim

    Dalam Pembinaan Posyantek, Helvin Syahruddin Sebut Harus Menjiwai

    Redaktur:Rusdianto
    06 Desember 2023 pukul 11:08 WITA

    Helvin Syahruddin (Dok. Seputarfakta).

    Samarinda - Pembinaan terhadap Pos Layanan Teknologi (Posyantek) yang ada di desa/kelurahan, disebut Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Helvin Syahruddin, harus dilakukan secara serius.

    Pasalnya, keberadaan Posyantek sangat diharapkan bagi munculnya inovasi serta temuan teknologi tepat guna (TTG) yang bisa menjadi solusi atas berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat secara langsung.

    Helvin membeber, pihaknya sebagai salah satu tim penggerak yang melakukan pembinaan tak bisa hanya sekadar menyelesaikan pekerjaan secara administratif. Lebih dari itu, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan.

    Bahkan, lanjut Helvin pihaknya sampai memfasilitasi terbentuknya Forum Komunikasi Posyantek, sebagai wadah komunikasi pengembangan. Wadah itu, kata Helvin juga digunakan sebagai sarana untuk melakukan pembinaan secara berkala.

    "Yang terpemting dalam pembinaan Posyantek harus memberikan perhatian. Harus turun langsung bersama masyarakat," kata Helvin.

    Selain itu, pembinaan juga dimaksudkan agar teknologi atau inovasi yang dihasilkan tidak latah, sehingga setelah selesai lomba, inovasi tidak termanfaatkan secara langsung oleh masyarakat dengan baik.

    "Istilah kami dalam pembinaan, kalau mau berbbicara sapi harus jadi sapi agar menjiwai. Sering membaur berkomunikasi untuk melihat potensi, agar teknologi yang dihasilkan benar-benar bermanfaat," pungkasnya. (Sf/Rs/ADV).