Cari disini...
Dinas PMPD Prov Kaltim
Kabid Pembangunan Desa dan Kawasan Pedesaan DPMPD Kaltim, Aswanda.(Istimewa)
Samarinda - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim ungkap layanan perpustakaan bantu poin peningkatan status desa.
Seperti yang sudah diketahui debelumnya, saat ini masih ada lima desa dengan status desa tertinggal di Kaltim.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Desa dan Kawasan Pedesaan Aswanda juga membenarkan hal tersebut.
“Jadi karena perpustakaan ini merupakan salah satu media untuk menambah wawasan dan pengetahuan di samping sekolah,” ujar Aswanda.
Selain itu, tak perlu dilengkapi dengan teknologi, keberadaan perpusatakaan yang terawat ini diharapkan bisa membuka pengetahuan warga.
Seperti di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terdapat empat desa yang masih masuk dalam desa tertinggal, sementara satunya ada di Kabupaten Berau.
“Tetapi bahkan Dinas Perpustakaan yang ada di sana saja, mereka justru tidak mengetahui bahwa ada desa tertinggal di tempat mereka,” urainya.
Sehingga saat berkunjung ke Kubar, pihak DPMPMD mengajak Dinas Perpustaan setempat untuk mengunjungi langsung desa tertinggal yang ada di tempat mereka.
Dari sini, Aswanda mengimbau pemerintah daerah agar bisa memberikan perhatian kepada desa tertinggal yang ada di daerahnya.( SF/RS/ADV)
Cari disini...
Dinas PMPD Prov Kaltim

Kabid Pembangunan Desa dan Kawasan Pedesaan DPMPD Kaltim, Aswanda.(Istimewa)
Samarinda - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim ungkap layanan perpustakaan bantu poin peningkatan status desa.
Seperti yang sudah diketahui debelumnya, saat ini masih ada lima desa dengan status desa tertinggal di Kaltim.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Desa dan Kawasan Pedesaan Aswanda juga membenarkan hal tersebut.
“Jadi karena perpustakaan ini merupakan salah satu media untuk menambah wawasan dan pengetahuan di samping sekolah,” ujar Aswanda.
Selain itu, tak perlu dilengkapi dengan teknologi, keberadaan perpusatakaan yang terawat ini diharapkan bisa membuka pengetahuan warga.
Seperti di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terdapat empat desa yang masih masuk dalam desa tertinggal, sementara satunya ada di Kabupaten Berau.
“Tetapi bahkan Dinas Perpustakaan yang ada di sana saja, mereka justru tidak mengetahui bahwa ada desa tertinggal di tempat mereka,” urainya.
Sehingga saat berkunjung ke Kubar, pihak DPMPMD mengajak Dinas Perpustaan setempat untuk mengunjungi langsung desa tertinggal yang ada di tempat mereka.
Dari sini, Aswanda mengimbau pemerintah daerah agar bisa memberikan perhatian kepada desa tertinggal yang ada di daerahnya.( SF/RS/ADV)