Cari disini...
Dinas PMPD Prov Kaltim
Kepala DPMPD Kaltim Anwar Sanusi (Istimewa).
Samarinda - Isu mengenai rendahnya serapan anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltim, jelang tutup tahun 2023 sempat mencuat.
Namun demikian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur (Kaltim) Anwar Sanusi menyebut, OPD yang dipimpinnya menunjukkan performa yang baik.
"Serapan anggaran? Bagus aja kami. Aman, jalan aja itu (program di DPMPD)," ungkap Anwar, kepada Seputar Fakta, Selasa (28/11/2023).
Anwar mengklaim, DPMPD Kaltim tak masuk dalam daftar instansi Pemprov Kaltim yang berkinerja rendah, dengan serapan anggaran di bawah 60 persen.
"Enggak, kami gak masuk. Aman," tukasnya.
Seperti diketahui, DPMPD Kaltim termasuk salah satu OPD yang punya program dengan cakupan layanan yang luas, ke seluruh wilayah Kaltim. Pasalnya, instansi ini bertanggungjawab atas pengelolaan program pembinaan desa dan kampung yang tersebar di 10 kabupaten/kota se-Kaltim.
Mengutip Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DPMPD Kaltim Tahun Anggaran 2023, instansi ini menerima gelontoran dana dari APBD Kaltim total sebanyak Rp33,5 miliar.
(Sf/Rs/Adv)
Cari disini...
Dinas PMPD Prov Kaltim

Kepala DPMPD Kaltim Anwar Sanusi (Istimewa).
Samarinda - Isu mengenai rendahnya serapan anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltim, jelang tutup tahun 2023 sempat mencuat.
Namun demikian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur (Kaltim) Anwar Sanusi menyebut, OPD yang dipimpinnya menunjukkan performa yang baik.
"Serapan anggaran? Bagus aja kami. Aman, jalan aja itu (program di DPMPD)," ungkap Anwar, kepada Seputar Fakta, Selasa (28/11/2023).
Anwar mengklaim, DPMPD Kaltim tak masuk dalam daftar instansi Pemprov Kaltim yang berkinerja rendah, dengan serapan anggaran di bawah 60 persen.
"Enggak, kami gak masuk. Aman," tukasnya.
Seperti diketahui, DPMPD Kaltim termasuk salah satu OPD yang punya program dengan cakupan layanan yang luas, ke seluruh wilayah Kaltim. Pasalnya, instansi ini bertanggungjawab atas pengelolaan program pembinaan desa dan kampung yang tersebar di 10 kabupaten/kota se-Kaltim.
Mengutip Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DPMPD Kaltim Tahun Anggaran 2023, instansi ini menerima gelontoran dana dari APBD Kaltim total sebanyak Rp33,5 miliar.
(Sf/Rs/Adv)