Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Walkot Bontang Janjikan Insentif Guru Swasta Naik Jadi Rp2 Juta Setelah APBD-P 2025

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    11 Juni 2025 pukul 17:23 WITA

    Konferensi Kota PGRI Kota Bontang 2025. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menjanjikan kenaikan insentif guru swasta di Bontang naik jadi Rp2 juta setelah pembahasan APBD-P 2025.

    Ini Neni ungkapkan saat menghadiri acara Pembukaan Konferensi Kota Persatuan (Guru Republik Indonesia) Kota Bontang, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (11/6/2025). 

    “Setelah APBD-P, insentif guru swasta akan naik jadi Rp2 juta,” ujarnya. 

    Terpisah, Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin menjelaskan guru yang mendapat kenaikan insentif adalah mereka yang telah mengabdi minimal 2 tahun. 

    “Sesuai Peraturan Daerah (Perda) kita, syaratnya minimal sudah mengajar dua tahun,” ucap Saparuddin.

    Sebelumnya insentif guru swasta di Bontang nilainya Rp1,1 juta dan penyaluraannya dilakukan tiga bulan sekali. “Jadi ada kenaikan 900 ribu dan kita dorong nanti jadi setiap bulan, seperti gaji bulanan,” lanjutnya.

    Saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) masih melakukan pengkajian untuk proses penyaluran insentif tersebut. Pasalnya, distribusi insentif guru swasta sebelumnya dilakukan per tiga bulan sekali.

    “Kami upayakan pencairannya setiap bulan agar bisa menjadi pendapatan rutin guru swasta,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Walkot Bontang Janjikan Insentif Guru Swasta Naik Jadi Rp2 Juta Setelah APBD-P 2025

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    11 Juni 2025 pukul 17:23 WITA

    Konferensi Kota PGRI Kota Bontang 2025. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menjanjikan kenaikan insentif guru swasta di Bontang naik jadi Rp2 juta setelah pembahasan APBD-P 2025.

    Ini Neni ungkapkan saat menghadiri acara Pembukaan Konferensi Kota Persatuan (Guru Republik Indonesia) Kota Bontang, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (11/6/2025). 

    “Setelah APBD-P, insentif guru swasta akan naik jadi Rp2 juta,” ujarnya. 

    Terpisah, Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin menjelaskan guru yang mendapat kenaikan insentif adalah mereka yang telah mengabdi minimal 2 tahun. 

    “Sesuai Peraturan Daerah (Perda) kita, syaratnya minimal sudah mengajar dua tahun,” ucap Saparuddin.

    Sebelumnya insentif guru swasta di Bontang nilainya Rp1,1 juta dan penyaluraannya dilakukan tiga bulan sekali. “Jadi ada kenaikan 900 ribu dan kita dorong nanti jadi setiap bulan, seperti gaji bulanan,” lanjutnya.

    Saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) masih melakukan pengkajian untuk proses penyaluran insentif tersebut. Pasalnya, distribusi insentif guru swasta sebelumnya dilakukan per tiga bulan sekali.

    “Kami upayakan pencairannya setiap bulan agar bisa menjadi pendapatan rutin guru swasta,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)