Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang
Penampilan SMPN 3 Bontang di BCC 2025. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - SMPN 3 Bontang menampilkan hasil kreativitas peserta didik pada Bontang City Carnival (BCC), Sabtu (25/10/2025) malam.
Wakil Kepala (Waka) Kesiswaan SMPN 3 Bontang, Suriati mengatakan hasil karya siswa yang ditampilkan mengusung tema ‘Kretivitas Tanpa Batas dari Barang Bekas’.
Ini merupakan bentuk semangat kepedulian lingkungan dengan kostum daur ulang yang dibuat sendiri oleh para peserta didik.
“Proses kreativitas ini lahir dari kegiatan kokurikuler, kolaborasi antar mata pelajaran,” ujar Suriati, Minggu (26/10/2025).
Ia menjelaskan seluruh kostum dibuat menggunakan barang bekas seperti plastik kemasan, kain perca, botol bekas dan tanaman dari lingkungan sekitar.
“Kita ingin menunjukan bahwa sampah bukan akhir dari nilai, tapi awal dari karya,” tambahnya.
Seluruh peserta SMPN 3 Bontang berhasil menampilkan karya terbaiknya dengan semangat dan percaya diri, menggunakan kostum dengan berbagai macam bentuk yang menarik.
Menunjukan bahwa mereka tidak hanya mampu menciptakan karya indah melalui barang bekas, tapi juga membuat pertunjukan menarik dari hasil karya mereka. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

Penampilan SMPN 3 Bontang di BCC 2025. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - SMPN 3 Bontang menampilkan hasil kreativitas peserta didik pada Bontang City Carnival (BCC), Sabtu (25/10/2025) malam.
Wakil Kepala (Waka) Kesiswaan SMPN 3 Bontang, Suriati mengatakan hasil karya siswa yang ditampilkan mengusung tema ‘Kretivitas Tanpa Batas dari Barang Bekas’.
Ini merupakan bentuk semangat kepedulian lingkungan dengan kostum daur ulang yang dibuat sendiri oleh para peserta didik.
“Proses kreativitas ini lahir dari kegiatan kokurikuler, kolaborasi antar mata pelajaran,” ujar Suriati, Minggu (26/10/2025).
Ia menjelaskan seluruh kostum dibuat menggunakan barang bekas seperti plastik kemasan, kain perca, botol bekas dan tanaman dari lingkungan sekitar.
“Kita ingin menunjukan bahwa sampah bukan akhir dari nilai, tapi awal dari karya,” tambahnya.
Seluruh peserta SMPN 3 Bontang berhasil menampilkan karya terbaiknya dengan semangat dan percaya diri, menggunakan kostum dengan berbagai macam bentuk yang menarik.
Menunjukan bahwa mereka tidak hanya mampu menciptakan karya indah melalui barang bekas, tapi juga membuat pertunjukan menarik dari hasil karya mereka. (Adv)
(Sf/Lo)