Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang
Eskul podcast SMPN 9 Bontang. (Foto: Dok.SMPN 9 Bontang Utara)
Bontang - SMPN 9 Bontang Utara memfasilitasi para pelajar dalam mengembangkan public speaking melalui ekstrakurikuler (ekskul) Jurnalistik.
Kepala SMPN 9 Bontang Utara, Lylin Indriyawati mengatakan ekskul tersebut aktif dijalankan sebagai wadah bagi pelajar mengembangkan minat dan hobinya, sesuai perkembangan teknologi dan zaman, yang salah satunya adalah program podcast.
“Kita ingin peserta didik memiliki kemampuan sesuai minat dan kemampuan mereka, seperti kemampuan komunikasi yang baik, salah satunya seperti podcast” ujarnya, Jumat (13/6/2025).
Biasanya sekolah membebaskan para peserta didik untuk menentukan tema dan narasumber dalam podcast. Menurutnya ekskul ini adalah ajang latihan dan pihak sekolah tidak menekankan pelajar untuk membawa isu berat, cukup berbincang yang menyenangkan dengan warga sekolah atau tamu yang diundang.
“Kadang mereka sesama teman aja ngobrol santai atau podcast sama tamu yang datang ke sekolah,” kata dia.
Hasil video direkam dan disunting kemudian diunggah di YouTube dan media sosial SMPN 9 Bontang. Ini juga melatih siswa mengenali kemajuan media informasi yang kini banyak digunakan.
“Kami punya YouTube dan media sosial sekolah, jadi mereka unggah video di sana,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

Eskul podcast SMPN 9 Bontang. (Foto: Dok.SMPN 9 Bontang Utara)
Bontang - SMPN 9 Bontang Utara memfasilitasi para pelajar dalam mengembangkan public speaking melalui ekstrakurikuler (ekskul) Jurnalistik.
Kepala SMPN 9 Bontang Utara, Lylin Indriyawati mengatakan ekskul tersebut aktif dijalankan sebagai wadah bagi pelajar mengembangkan minat dan hobinya, sesuai perkembangan teknologi dan zaman, yang salah satunya adalah program podcast.
“Kita ingin peserta didik memiliki kemampuan sesuai minat dan kemampuan mereka, seperti kemampuan komunikasi yang baik, salah satunya seperti podcast” ujarnya, Jumat (13/6/2025).
Biasanya sekolah membebaskan para peserta didik untuk menentukan tema dan narasumber dalam podcast. Menurutnya ekskul ini adalah ajang latihan dan pihak sekolah tidak menekankan pelajar untuk membawa isu berat, cukup berbincang yang menyenangkan dengan warga sekolah atau tamu yang diundang.
“Kadang mereka sesama teman aja ngobrol santai atau podcast sama tamu yang datang ke sekolah,” kata dia.
Hasil video direkam dan disunting kemudian diunggah di YouTube dan media sosial SMPN 9 Bontang. Ini juga melatih siswa mengenali kemajuan media informasi yang kini banyak digunakan.
“Kami punya YouTube dan media sosial sekolah, jadi mereka unggah video di sana,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)