Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang
Tim PMR SMPN 2 Bontang. (Foto: SMPN 2 Bontang)
Bontang - Tim Palang Merah Remaja (PMR) SMPN 2 Bontang menjadi Juara Umum Temu PMR Madya 2025 yang digelar oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bontang.
Juara ini diraih atas kerja keras dan kekompakan pelajar, disertai kolaborasi yang hebat antara pembina, pelatih dan dukungan penuh pihak sekolah.
Ada delapan prestasi yang diraih oleh SMPN 2 pada kegiatan Temu PMR Madya 2025, di antaranya Juara 1 Paduan Suara, Juara 1 Pertolongan Keluarga, Juara 1 Yel-Yel, Juara 1 Tandu, Juara 2 Presentasi Kesja, Juara 2 Hasta Karya dan Juara 3 Presentasi Siben.
Kepala SMPN 2 Bontang, Siti Chusuning Khayah mengaku sangat bersyukur atas prestasi peserta didik yabg berhasil meraih juara umum Temu PMR Madya untuk pertama kalinya.
Menurutnya, hal tersebut bisa diraih oleh peserta didik atas kerja keras pelajar yang disertai dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan kesempatan yang baik bagi pelajar untuk berlatih dan meraih prestasi.
“Kami sangat bersyukur, apalagi ini pertama kalinya kami menjadi juara umum Temu Madya PMR ,” ucapnya, Kamis (6/10/2025).
Ia juga menekankan keberhasilan tersebut adalah hasil dari kerja sama yang solid antara siswa dan para pembimbing.
“Hal ini lepas dari peran luar biasa dari pembina PMR kami, Siti Risalatul dan pelatih dari KSR PMI, Bahtiar Maulana yang telah memberikan dedikasi terbaik dalam membimbing peserta didik hingga akhir bisa meraih juara,” kata dia.
Selain prestasi yang ditorehkan, ia yakin proses dan kolaborasi tersebut juga berpengaruh terhadap pembentukan karakter para pelajar menjadu pribadi yang senantias bekerja keras, disiplin, tangguh dan peduli sesama.
“PMR mengajarkan anak-anak untuk bekerja dalam tim, membantu tanpa pamrih dan berani mengambil peran dalam aksi kemanusiaan. Nilai-nilai ini jauh lebih berharga dari sekadar piala,” tambahnya.
Prestasi membanggakan ini medapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Abdu Safa Muha. Ia mengatakan hal ini adalah wujud nyata bagaimana kerja keras dan kerjasama yang baik memberikan dampak positif dalam dunia pendidikan.
“Kerja sama dan solidaritas disertai kerja keras antarwarga sekolah tentu akan membuahkan hasil yang luar biasa. SMPN 2 Bontang menjadi contoh nyata sinergi pendidikan dan pembinaan karakter yang berhasil,” ucap Abdu Safa. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

Tim PMR SMPN 2 Bontang. (Foto: SMPN 2 Bontang)
Bontang - Tim Palang Merah Remaja (PMR) SMPN 2 Bontang menjadi Juara Umum Temu PMR Madya 2025 yang digelar oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bontang.
Juara ini diraih atas kerja keras dan kekompakan pelajar, disertai kolaborasi yang hebat antara pembina, pelatih dan dukungan penuh pihak sekolah.
Ada delapan prestasi yang diraih oleh SMPN 2 pada kegiatan Temu PMR Madya 2025, di antaranya Juara 1 Paduan Suara, Juara 1 Pertolongan Keluarga, Juara 1 Yel-Yel, Juara 1 Tandu, Juara 2 Presentasi Kesja, Juara 2 Hasta Karya dan Juara 3 Presentasi Siben.
Kepala SMPN 2 Bontang, Siti Chusuning Khayah mengaku sangat bersyukur atas prestasi peserta didik yabg berhasil meraih juara umum Temu PMR Madya untuk pertama kalinya.
Menurutnya, hal tersebut bisa diraih oleh peserta didik atas kerja keras pelajar yang disertai dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan kesempatan yang baik bagi pelajar untuk berlatih dan meraih prestasi.
“Kami sangat bersyukur, apalagi ini pertama kalinya kami menjadi juara umum Temu Madya PMR ,” ucapnya, Kamis (6/10/2025).
Ia juga menekankan keberhasilan tersebut adalah hasil dari kerja sama yang solid antara siswa dan para pembimbing.
“Hal ini lepas dari peran luar biasa dari pembina PMR kami, Siti Risalatul dan pelatih dari KSR PMI, Bahtiar Maulana yang telah memberikan dedikasi terbaik dalam membimbing peserta didik hingga akhir bisa meraih juara,” kata dia.
Selain prestasi yang ditorehkan, ia yakin proses dan kolaborasi tersebut juga berpengaruh terhadap pembentukan karakter para pelajar menjadu pribadi yang senantias bekerja keras, disiplin, tangguh dan peduli sesama.
“PMR mengajarkan anak-anak untuk bekerja dalam tim, membantu tanpa pamrih dan berani mengambil peran dalam aksi kemanusiaan. Nilai-nilai ini jauh lebih berharga dari sekadar piala,” tambahnya.
Prestasi membanggakan ini medapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Abdu Safa Muha. Ia mengatakan hal ini adalah wujud nyata bagaimana kerja keras dan kerjasama yang baik memberikan dampak positif dalam dunia pendidikan.
“Kerja sama dan solidaritas disertai kerja keras antarwarga sekolah tentu akan membuahkan hasil yang luar biasa. SMPN 2 Bontang menjadi contoh nyata sinergi pendidikan dan pembinaan karakter yang berhasil,” ucap Abdu Safa. (Adv)
(Sf/Lo)