Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang
MPLS SDN 012 Bontang Selatan. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - SDN 012 Bontang Selatan melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026.
Pada kegiatan tersebut peran orang tua dalam memperkenalkan dunia sekolah dimaksimalkan melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 012 Bontang Selatan, Eka Wahyuni mengatakan GATI mulai dilakukan pada MPLS tahun ini usai Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengeluarkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.3/753/DP3AKB/2025 tentang Himbauan Pelaksanaan Sekolah Bersama Ayah dan Hari Pertama Masuk Sekolah di TK, SD, dan SMP di Kota Bontang.
Surat edaran tersebut bertujuan meningkatkan keterlibatan aktif ayah dalam proses pendidikan dan pengasuhan anak. “Jadi hampir semua murid pergi ke sekolah diantar sama ayah mereka sesuai dengan surat edaran wali kota” ujarnya.
Program bertajuk Sekolah Bersama Ayah (Sebaya) ini diinisiasi sebagai upaya meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, terutama pada momentum penting, seperti hari pertama tahun ajaran baru.
“Jadi kami pihak sekolah diimbau untuk mengajak orang tua, khususnya ayah mengantar anaknya pada hari pertama sekolah,” kata dia.
Surat edaran tersebut menekankan pentingnya peran ayah dalam pola asuh anak dan berharap ayah dapat lebih terlibat dalam pendidikan anak.
Kegiatan MPLS SDN 012 diikuti peserta didik baru sebanyak 63 orang. Eka Wahyuni berharap melalui GATI semangat belajar para peserta didik dapat lebih maksimal dan membentuk karakter anak hebat yang berprestasi.
Sekolah juga memperkenalkan tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat, seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.
“Kami juga menyampaikan tata tertib sekolah, anti rokok, anti miras, narkoba, bullying dan kekerasan seksual,” jelasnya.
MPLS diadakan sekolah untuk peserta didik baru dengan tujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, termasuk fasilitas, aturan, program, guru pendidik dan staf.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih giat, mengembangkan interaksi positif antar siswa dan menumbuhkan perilaku positif seperti kejujuran dan disiplin. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

MPLS SDN 012 Bontang Selatan. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - SDN 012 Bontang Selatan melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026.
Pada kegiatan tersebut peran orang tua dalam memperkenalkan dunia sekolah dimaksimalkan melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 012 Bontang Selatan, Eka Wahyuni mengatakan GATI mulai dilakukan pada MPLS tahun ini usai Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengeluarkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.3/753/DP3AKB/2025 tentang Himbauan Pelaksanaan Sekolah Bersama Ayah dan Hari Pertama Masuk Sekolah di TK, SD, dan SMP di Kota Bontang.
Surat edaran tersebut bertujuan meningkatkan keterlibatan aktif ayah dalam proses pendidikan dan pengasuhan anak. “Jadi hampir semua murid pergi ke sekolah diantar sama ayah mereka sesuai dengan surat edaran wali kota” ujarnya.
Program bertajuk Sekolah Bersama Ayah (Sebaya) ini diinisiasi sebagai upaya meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, terutama pada momentum penting, seperti hari pertama tahun ajaran baru.
“Jadi kami pihak sekolah diimbau untuk mengajak orang tua, khususnya ayah mengantar anaknya pada hari pertama sekolah,” kata dia.
Surat edaran tersebut menekankan pentingnya peran ayah dalam pola asuh anak dan berharap ayah dapat lebih terlibat dalam pendidikan anak.
Kegiatan MPLS SDN 012 diikuti peserta didik baru sebanyak 63 orang. Eka Wahyuni berharap melalui GATI semangat belajar para peserta didik dapat lebih maksimal dan membentuk karakter anak hebat yang berprestasi.
Sekolah juga memperkenalkan tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat, seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.
“Kami juga menyampaikan tata tertib sekolah, anti rokok, anti miras, narkoba, bullying dan kekerasan seksual,” jelasnya.
MPLS diadakan sekolah untuk peserta didik baru dengan tujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, termasuk fasilitas, aturan, program, guru pendidik dan staf.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih giat, mengembangkan interaksi positif antar siswa dan menumbuhkan perilaku positif seperti kejujuran dan disiplin. (Adv)
(Sf/Lo)