Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang
Humas SDN 008 Bontang Utara, Siti Ernawati. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - SDN 008 Bontang Utara tengah bersiap menghasilkan pupuk cocopeat untuk menjadi produk inovasi sekolah yang akan dipasarkan ke toko-toko pertanian.
Cocopeat atau serbuk sabut kelapa adalah media tanam organik yang populer digunakan dalam pertanian dan perkebunan. Cocopeat berasal dari pengolahan sabut kelapa dan memiliki kemampuan menyimpan air yang sangat baik, sehingga dapat menjaga kelembaban tanah lebih lama.
Humas SDN 008 Bontang Utara, Siti Ernawati mengatakan kini pihaknya sudah memiliki mesin pencacah khusus untuk mengolah sabut kelapa.
Mesin tersebut merupakan bantuan dari perusahaan PT Pupuk Kaltim (PKT) yang diajukan permintaannya dari sekolah. “Mesinnya sudah ada, kita tinggal atur jadwal untuk mulai pelaksanaannya,” ujar Siti Ernawati.
Pihak sekolah masih perlu menyesuaikan jadwal pembelajaran dengan waktu pengolahan yang sesuai.
Rencananya sampah sabut kelapa nantinya akan diambil atau dibeli dari para penjual yang mengolah kelapa yang ada di Bontang, seperti penjual es kelapa dan lainnya.
“Di Bontang banyak yang jual kelapa, biasanya sabut kelapanya itu tidak digunakan, jadi bisa kita manfaatkan,” kata dia.
Hasil dari pupuk cocopeat tersebut nantinya akan dijual ke toko-toko pertanian yang ada di Bontang, sebagai produk olahan khas dari SDN 008 Bontang Utara dan hasil penjualannya akan digunakan untuk keperluan di sekolah.
“Nanti saat launching kita akan panggil PKT sebagai pihak sponsor dan media untuk mempromosikan,” lanjutnya.
Hal ini mendapatkan apresiasi dari Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Saparuddin. Menurutnya inovasi tersebut selain mengasilkan produk yang bermanfaat baik bagi pertanian dan pendapatan sekolah. Juga berkontribusi mengurangi sampah sabut kelapa bagi lingkungan.
“Ini sebuah inovasi yang sangat kratif, kami dukung penuh selama memang hasilnya bermanfaat,” ucap Saparuddin. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

Humas SDN 008 Bontang Utara, Siti Ernawati. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - SDN 008 Bontang Utara tengah bersiap menghasilkan pupuk cocopeat untuk menjadi produk inovasi sekolah yang akan dipasarkan ke toko-toko pertanian.
Cocopeat atau serbuk sabut kelapa adalah media tanam organik yang populer digunakan dalam pertanian dan perkebunan. Cocopeat berasal dari pengolahan sabut kelapa dan memiliki kemampuan menyimpan air yang sangat baik, sehingga dapat menjaga kelembaban tanah lebih lama.
Humas SDN 008 Bontang Utara, Siti Ernawati mengatakan kini pihaknya sudah memiliki mesin pencacah khusus untuk mengolah sabut kelapa.
Mesin tersebut merupakan bantuan dari perusahaan PT Pupuk Kaltim (PKT) yang diajukan permintaannya dari sekolah. “Mesinnya sudah ada, kita tinggal atur jadwal untuk mulai pelaksanaannya,” ujar Siti Ernawati.
Pihak sekolah masih perlu menyesuaikan jadwal pembelajaran dengan waktu pengolahan yang sesuai.
Rencananya sampah sabut kelapa nantinya akan diambil atau dibeli dari para penjual yang mengolah kelapa yang ada di Bontang, seperti penjual es kelapa dan lainnya.
“Di Bontang banyak yang jual kelapa, biasanya sabut kelapanya itu tidak digunakan, jadi bisa kita manfaatkan,” kata dia.
Hasil dari pupuk cocopeat tersebut nantinya akan dijual ke toko-toko pertanian yang ada di Bontang, sebagai produk olahan khas dari SDN 008 Bontang Utara dan hasil penjualannya akan digunakan untuk keperluan di sekolah.
“Nanti saat launching kita akan panggil PKT sebagai pihak sponsor dan media untuk mempromosikan,” lanjutnya.
Hal ini mendapatkan apresiasi dari Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Saparuddin. Menurutnya inovasi tersebut selain mengasilkan produk yang bermanfaat baik bagi pertanian dan pendapatan sekolah. Juga berkontribusi mengurangi sampah sabut kelapa bagi lingkungan.
“Ini sebuah inovasi yang sangat kratif, kami dukung penuh selama memang hasilnya bermanfaat,” ucap Saparuddin. (Adv)
(Sf/Lo)