Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang
Kebiasaan salat dhuha berjamaad SDN 004 Bontang Barat. (Foto: SDN 004 Bontang Barat)
Bontang - SDN 004 Bontang Barat terus berupaya menanamkan kebiasaan positif kepada peserta didiknya melalui program pembiasaan salat duha berjemaah sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang taat beribadah dan berperilaku disiplin.
Kepala SDN 004 Bontang Barat, Titi Purwantiningsih menjelaskan penerapan salat duha rutin dilakukan setiap pagi dengan pendampingan guru.
Menurutnya, kegiatan ini mampu melatih kedisiplinan, ketenangan, serta menumbuhkan kebiasaan spiritual yang baik sejak dini.
“Ini merupakan langkah kami untuk menciptakan peserta didik yang rajin beribadah dan memiliki karakter yang kuat. Kebiasaan ini diharapkan terbawa hingga mereka dewasa,” ujarnya.
Titi menambahkan kegiatan rutin tersebut merupakan bagian dari penerapan program Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program ini menekankan enam aspek pembiasaan yang selaras dengan penguatan profil pelajar, yaitu taat beribadah, rajin berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dengan baik, tidur tepat waktu.
Menurutnya enam aspek tersebut menjadi nilai dasar yang ingin ditanamkan kepada seluruh peserta didik agar tumbuh sebagai anak-anak yang disiplin, sehat, cerdas dan memiliki karakter positif.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kebiasaan hidup sehat, disiplin dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Meski kegiatan salat duha dilakukan oleh peserta didik muslim, pihak sekolah tetap memberikan pelayanan yang inklusif bagi peserta didik nonmuslim. Mereka diarahkan untuk melakukan kegiatan ibadah sesuai keyakinan masing-masing, termasuk kebaktian dengan pendampingan guru agama terkait.
“Kami menjunjung tinggi toleransi. Anak-anak nonmuslim tetap melakukan ibadah sesuai agama mereka. Semua berjalan dengan tertib dan saling menghormati,” jelas Titi.
Dengan penerapan program pembiasaan ini, SDN 004 Bontang Barat berharap dapat menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, berakhlak baik dan menghargai keberagaman. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

Kebiasaan salat dhuha berjamaad SDN 004 Bontang Barat. (Foto: SDN 004 Bontang Barat)
Bontang - SDN 004 Bontang Barat terus berupaya menanamkan kebiasaan positif kepada peserta didiknya melalui program pembiasaan salat duha berjemaah sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang taat beribadah dan berperilaku disiplin.
Kepala SDN 004 Bontang Barat, Titi Purwantiningsih menjelaskan penerapan salat duha rutin dilakukan setiap pagi dengan pendampingan guru.
Menurutnya, kegiatan ini mampu melatih kedisiplinan, ketenangan, serta menumbuhkan kebiasaan spiritual yang baik sejak dini.
“Ini merupakan langkah kami untuk menciptakan peserta didik yang rajin beribadah dan memiliki karakter yang kuat. Kebiasaan ini diharapkan terbawa hingga mereka dewasa,” ujarnya.
Titi menambahkan kegiatan rutin tersebut merupakan bagian dari penerapan program Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program ini menekankan enam aspek pembiasaan yang selaras dengan penguatan profil pelajar, yaitu taat beribadah, rajin berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dengan baik, tidur tepat waktu.
Menurutnya enam aspek tersebut menjadi nilai dasar yang ingin ditanamkan kepada seluruh peserta didik agar tumbuh sebagai anak-anak yang disiplin, sehat, cerdas dan memiliki karakter positif.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kebiasaan hidup sehat, disiplin dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Meski kegiatan salat duha dilakukan oleh peserta didik muslim, pihak sekolah tetap memberikan pelayanan yang inklusif bagi peserta didik nonmuslim. Mereka diarahkan untuk melakukan kegiatan ibadah sesuai keyakinan masing-masing, termasuk kebaktian dengan pendampingan guru agama terkait.
“Kami menjunjung tinggi toleransi. Anak-anak nonmuslim tetap melakukan ibadah sesuai agama mereka. Semua berjalan dengan tertib dan saling menghormati,” jelas Titi.
Dengan penerapan program pembiasaan ini, SDN 004 Bontang Barat berharap dapat menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, berakhlak baik dan menghargai keberagaman. (Adv)
(Sf/Lo)