Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang
Semarak Bulan Bahasa dan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di SMPN 9 Bontang Utara. (Foto: SMPN 9 Bontan Utara)
Bontang - Semarak Bulan Bahasa dan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di SMPN 9 Bontang Utara menjadi ajang unjuk bakat para pelajar.
Melalui berbagai jenis lomba seperti pantonim, karya ilustrasi, hingga story telling, para peserta didik berkompetisi menunjukkan kempampuan terbaik mereka untuk meraih gelar juara.
Kapala SMPN 9 Bontang Utara, Lilyn Indriyawati mengatakan Semarak Bulan Bahasa dan Peringatan Hari Sumpah Pemuda dilaksanakan selama dua hari, mulai 28-29 Oktober.
Kegiatan tersebut digelar dengan rangkaian berbagai lomba untuk mencari bibit-bibit peserta terbaik yang akan mengikuti ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).
“Ini adalah agenda tahunan sekolah dan lomba ini kita adakan guna mencari bibit-bibit dalam FLS3N dan KORMI, yang dilakukan berjenjang dari tingkat kota hingga nasional,” ucap Lilyn.
Pada Selasa (28/10/2025) kegiatan dimeriahkan dengan empat lomba, yakni story telling, ilsustrasi (menggambar), nyanyi solo dan pantonim.
Sementara pada Rabu (29/10/2025) akan dimeriahkan dengan lomba desain poster digital, egrang dan gobak sodor
“Hari pertama mereka menggunakan baju adat nusantara, ini sesuai permintaan dari peserta didik dan Rabu pakaian olahraga,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

Semarak Bulan Bahasa dan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di SMPN 9 Bontang Utara. (Foto: SMPN 9 Bontan Utara)
Bontang - Semarak Bulan Bahasa dan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di SMPN 9 Bontang Utara menjadi ajang unjuk bakat para pelajar.
Melalui berbagai jenis lomba seperti pantonim, karya ilustrasi, hingga story telling, para peserta didik berkompetisi menunjukkan kempampuan terbaik mereka untuk meraih gelar juara.
Kapala SMPN 9 Bontang Utara, Lilyn Indriyawati mengatakan Semarak Bulan Bahasa dan Peringatan Hari Sumpah Pemuda dilaksanakan selama dua hari, mulai 28-29 Oktober.
Kegiatan tersebut digelar dengan rangkaian berbagai lomba untuk mencari bibit-bibit peserta terbaik yang akan mengikuti ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).
“Ini adalah agenda tahunan sekolah dan lomba ini kita adakan guna mencari bibit-bibit dalam FLS3N dan KORMI, yang dilakukan berjenjang dari tingkat kota hingga nasional,” ucap Lilyn.
Pada Selasa (28/10/2025) kegiatan dimeriahkan dengan empat lomba, yakni story telling, ilsustrasi (menggambar), nyanyi solo dan pantonim.
Sementara pada Rabu (29/10/2025) akan dimeriahkan dengan lomba desain poster digital, egrang dan gobak sodor
“Hari pertama mereka menggunakan baju adat nusantara, ini sesuai permintaan dari peserta didik dan Rabu pakaian olahraga,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)