Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang
Plt Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan menyalurkan 3.000 tablet guna mendukung pembelajaran murid SMP.
Plt Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin mengatakan rencananya pengadaan tablet akan dimasukan dalam anggaran pergeseran atau perubahan 2025. Kini pihaknya sudah memasukkan pengadaan tersebut ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Kemungkinan pada semester baru 2025/2026 para murid sudah dapat tabletnya,” ujarnya.
Disdikbud Bontang belum dapat membeberkan spesifikasi dan jumlah anggaran untuk pengadaan tablet karena masih menunggu hasil SIPD.
“Kita tidak mau kalau RAM terlalu tinggi atau rendah, intinya sesuai kebutuhan belajar, tapi jangan sampai digunakan untuk main game,” lanjut Saparuddin.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menjelaskan penyaluran tersebut dimaksudkan untuk mengurangi penggunaan kertas di sekolah.
“Gunanya untuk menekan penggunaan kertas dan mengikuti era digital,” ujar Neni belum lama ini. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

Plt Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan menyalurkan 3.000 tablet guna mendukung pembelajaran murid SMP.
Plt Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin mengatakan rencananya pengadaan tablet akan dimasukan dalam anggaran pergeseran atau perubahan 2025. Kini pihaknya sudah memasukkan pengadaan tersebut ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Kemungkinan pada semester baru 2025/2026 para murid sudah dapat tabletnya,” ujarnya.
Disdikbud Bontang belum dapat membeberkan spesifikasi dan jumlah anggaran untuk pengadaan tablet karena masih menunggu hasil SIPD.
“Kita tidak mau kalau RAM terlalu tinggi atau rendah, intinya sesuai kebutuhan belajar, tapi jangan sampai digunakan untuk main game,” lanjut Saparuddin.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menjelaskan penyaluran tersebut dimaksudkan untuk mengurangi penggunaan kertas di sekolah.
“Gunanya untuk menekan penggunaan kertas dan mengikuti era digital,” ujar Neni belum lama ini. (Adv)
(Sf/Lo)