Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Disdikbud Bontang Libatkan 597 Tenaga Kerja Lokal untuk Pengadaan Seragam Gratis

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    26 Juni 2025 pukul 15:03 WITA

    Ilustrasi (Foto: Freepik)

    Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memberdayakan 597 tenaga kerja untuk pengadaan seragam gratis bagi pelajar.

    Tenaga kerja tersebut terbagi di masing-masing penjahit yang bekerja sama dengan Disdikbud Bontang, total ada 58 penjahit terlibat dan ditarget rampung pada Agustus mendatang.

    Plt Disdikbud Bontang, Saparuddin mengatakan salah satu tujuan pengadaan seragam gratis untuk meringankan beban orang tua dan bentuk upaya pihaknya membantu kesejahteraan penjahit lokal.

    “Setiap penjahit itu tenaga kerjanya beragam, mulai dari 4-70 orang,” ujarnya.

    Sebelumnya pengukuran seragam bagi murid SD kelas 1-5 dan pelajar SMP kelas 7-8 sudah dilakukan. Sementara bagi murid baru masih dalam tahap pengukuran yang dilakukan di masing-masing sekolah, bersamaan dengan proses daftar ulang yang berlangsung dari 23-25 Juni 2025.

    “Satu penjahit mengerjakan satu sekolah, mereka sudah pegang daftar ukuran masing-masing, tinggal yang baru aja diukur sekalian daftar ulang,” lanjutnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Disdikbud Bontang Libatkan 597 Tenaga Kerja Lokal untuk Pengadaan Seragam Gratis

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    26 Juni 2025 pukul 15:03 WITA

    Ilustrasi (Foto: Freepik)

    Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memberdayakan 597 tenaga kerja untuk pengadaan seragam gratis bagi pelajar.

    Tenaga kerja tersebut terbagi di masing-masing penjahit yang bekerja sama dengan Disdikbud Bontang, total ada 58 penjahit terlibat dan ditarget rampung pada Agustus mendatang.

    Plt Disdikbud Bontang, Saparuddin mengatakan salah satu tujuan pengadaan seragam gratis untuk meringankan beban orang tua dan bentuk upaya pihaknya membantu kesejahteraan penjahit lokal.

    “Setiap penjahit itu tenaga kerjanya beragam, mulai dari 4-70 orang,” ujarnya.

    Sebelumnya pengukuran seragam bagi murid SD kelas 1-5 dan pelajar SMP kelas 7-8 sudah dilakukan. Sementara bagi murid baru masih dalam tahap pengukuran yang dilakukan di masing-masing sekolah, bersamaan dengan proses daftar ulang yang berlangsung dari 23-25 Juni 2025.

    “Satu penjahit mengerjakan satu sekolah, mereka sudah pegang daftar ukuran masing-masing, tinggal yang baru aja diukur sekalian daftar ulang,” lanjutnya. (Adv)

    (Sf/Lo)