Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang
Plt Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Peserta didik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) bakal dapat bantuan buku tulis gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Plt Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin mengatakan rencananya setiap siswa akan mendapatkan 10 buku tulis.
Bantuan buku tulis diharap dapat membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah peserta didik. Subsidi buku tulis tersebut akan direalisasikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.
“Rencananya kita realisasikan di APBD perubahan, setiap pelajar akan dapat satu pak isi 10 buku,” ujar Saparuddin.
Pemkot mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk buku tulis SD dan Rp63,5 juta jenjang SMP. Pendanaan program pembagian buku gratis tersebut menggunakan skema e-katalog.
“Tapi ini masih harus ada beberapa perbaikan terkait perencanaannya, termasuk anggarannya,” kata dia. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

Plt Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Peserta didik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) bakal dapat bantuan buku tulis gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Plt Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin mengatakan rencananya setiap siswa akan mendapatkan 10 buku tulis.
Bantuan buku tulis diharap dapat membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah peserta didik. Subsidi buku tulis tersebut akan direalisasikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.
“Rencananya kita realisasikan di APBD perubahan, setiap pelajar akan dapat satu pak isi 10 buku,” ujar Saparuddin.
Pemkot mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk buku tulis SD dan Rp63,5 juta jenjang SMP. Pendanaan program pembagian buku gratis tersebut menggunakan skema e-katalog.
“Tapi ini masih harus ada beberapa perbaikan terkait perencanaannya, termasuk anggarannya,” kata dia. (Adv)
(Sf/Lo)