Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang
Sosialisasi Wajar 19-21 di Bontang. (Foto: Disdikbud Bontang)
Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mengajak seluruh keluarga untuk memaknai program ‘Menabuh Lonceng Jam Tujuh Malam di Kota Bontang’ atau Wajib Belajar (Wajar) pukul 19.00-21.00 WITA.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan ini adalah seruan untuk seluruh keluarga, khususnya yang memiliki anak sekolah untuk berada di rumah saat jarum jam berada di pukul 19.00 WITA.
“Bukan hanya waktu untuk diam, tapi waktu untuk pulang,” ujar Abdu Safa.
Ia mengatakan program Wajar 19-21 adalah ajakan untuk seluruh kelurga di Bontang untuk kembali ke makna sejati belajar.
“Bukan hanya tentang belajar buku ilmu pengetahuan, tapi juga tentang nilai, kebersamaan dan kasih sayang di rumah,” kata dia.
Menurutnya Wajar 19-21 adalah simbol dua jam sederhana, tapi menyala sebagai upaya besar menjaga generasi emas agar tumbuh sehat, cerdas dan berkarakter.
Ini juga bagian dari menerapkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAH), yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

Sosialisasi Wajar 19-21 di Bontang. (Foto: Disdikbud Bontang)
Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mengajak seluruh keluarga untuk memaknai program ‘Menabuh Lonceng Jam Tujuh Malam di Kota Bontang’ atau Wajib Belajar (Wajar) pukul 19.00-21.00 WITA.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan ini adalah seruan untuk seluruh keluarga, khususnya yang memiliki anak sekolah untuk berada di rumah saat jarum jam berada di pukul 19.00 WITA.
“Bukan hanya waktu untuk diam, tapi waktu untuk pulang,” ujar Abdu Safa.
Ia mengatakan program Wajar 19-21 adalah ajakan untuk seluruh kelurga di Bontang untuk kembali ke makna sejati belajar.
“Bukan hanya tentang belajar buku ilmu pengetahuan, tapi juga tentang nilai, kebersamaan dan kasih sayang di rumah,” kata dia.
Menurutnya Wajar 19-21 adalah simbol dua jam sederhana, tapi menyala sebagai upaya besar menjaga generasi emas agar tumbuh sehat, cerdas dan berkarakter.
Ini juga bagian dari menerapkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAH), yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. (Adv)
(Sf/Lo)