Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Ciptakan Generasi Unggul, SMPN3 Bontang Perkuat Penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    09 Agustus 2025 pukul 14:05 WITA

    Suasana pembelajaran di SMPN 3 Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - SMPN 3 Bontang memperkuat penerapan tujuh kebiasaan anak indonesia hebat guna menciptakan generasi yang unggul dan berprestasi. 

    Adapun tujuh kebiasaan anak indonesia hebat di antaranya bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.

    Waka Kesiswaan SMPN 3 Bontang, Suriati mengatakan pihak sekolah menciptakan kebiasaan olahraga bersama setiap minggu. Ini dilakukan agar anak-anak senantiasa memiliki fisik yang kuat dan sehat.

    “Biasanya setiap Jumat kita akan ada olahraga bersama agar anak-anak tidak hanya fokus belajar tapi ada aktivitas fisik yang membuat mereka semakin sehat,” ujarnya.

    SMPN 3 Bontang juga rutin melakukan program salat Duha dan Tadarus Al-Qur’an setiap pagi bagi guru dan peserta didik beragama islam. Ini dilakukan guna membentuk generasi yang tumbuh sebagai sosok yang religius dan agamis.

    Hal ini juga sesuai dengan arahan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, untuk membiasakan salat Duha dan tadarus. 

    “Biasanya kita lakukan setiap pagi sebelum masuk jam pelajaran, jadi sekitar pukul 07.00 WITA. Lalu anak-anak masuk kelas jam 08.00 WITA,” tambahnya.

    Selain itu pihak sekolah juga gencar memberikan sosialisasi kepada pelajar terkait program Pemkot Bontang, yakni wajib belajar (wajar) 19.00-21.00 WITA. Anak-anak diminta untuk tidak keliaran dan mengikuti aturan yang telah ditentukan.

    “Walaupun secara teknis ini dilakukan langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), tapi kita juga selalu mengingatkan anak-anak,” lanjutnya.

    Selain itu pihak sekolah juga sebantiasa membangun semangat belajar pelajar agar terus bisa berprestasi baik secara akademik dan non akademik.

    “Jadi anak-anak tidak hanya kita fokuskan pada pembelajaran di kelas saja tapi juga di kuar kelas,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Ciptakan Generasi Unggul, SMPN3 Bontang Perkuat Penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    09 Agustus 2025 pukul 14:05 WITA

    Suasana pembelajaran di SMPN 3 Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - SMPN 3 Bontang memperkuat penerapan tujuh kebiasaan anak indonesia hebat guna menciptakan generasi yang unggul dan berprestasi. 

    Adapun tujuh kebiasaan anak indonesia hebat di antaranya bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.

    Waka Kesiswaan SMPN 3 Bontang, Suriati mengatakan pihak sekolah menciptakan kebiasaan olahraga bersama setiap minggu. Ini dilakukan agar anak-anak senantiasa memiliki fisik yang kuat dan sehat.

    “Biasanya setiap Jumat kita akan ada olahraga bersama agar anak-anak tidak hanya fokus belajar tapi ada aktivitas fisik yang membuat mereka semakin sehat,” ujarnya.

    SMPN 3 Bontang juga rutin melakukan program salat Duha dan Tadarus Al-Qur’an setiap pagi bagi guru dan peserta didik beragama islam. Ini dilakukan guna membentuk generasi yang tumbuh sebagai sosok yang religius dan agamis.

    Hal ini juga sesuai dengan arahan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, untuk membiasakan salat Duha dan tadarus. 

    “Biasanya kita lakukan setiap pagi sebelum masuk jam pelajaran, jadi sekitar pukul 07.00 WITA. Lalu anak-anak masuk kelas jam 08.00 WITA,” tambahnya.

    Selain itu pihak sekolah juga gencar memberikan sosialisasi kepada pelajar terkait program Pemkot Bontang, yakni wajib belajar (wajar) 19.00-21.00 WITA. Anak-anak diminta untuk tidak keliaran dan mengikuti aturan yang telah ditentukan.

    “Walaupun secara teknis ini dilakukan langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), tapi kita juga selalu mengingatkan anak-anak,” lanjutnya.

    Selain itu pihak sekolah juga sebantiasa membangun semangat belajar pelajar agar terus bisa berprestasi baik secara akademik dan non akademik.

    “Jadi anak-anak tidak hanya kita fokuskan pada pembelajaran di kelas saja tapi juga di kuar kelas,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)