Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    577 Siswa SDN 007 Bontang Utara Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    18 Juli 2025 pukul 21:16 WITA

    Kepala Sekolah SDN 007 Bontang Utara, Nurmiani. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - SDN 007 Bontang Utara menjadi salah satu sekolah yang telah menerima distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang.

    Kepala SDN 007 Bontang Utara, Nurmiani mengatakan 577 muridnya telah mendapatkan MBG sejak Senin (14/7/2025). Berjalannya program tersebut bersamaan dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026.
    “Jadi selama MPLS ini, murid sudah mulai menikmati MBG juga,” ujarnya, Jumat (18/7/2025).

    Ia menyebut program MBG memang telah dinantikan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak melalui berbagai menu makanan guna mendukung tumbuh kembang murid.

    “Program ini juga mendapat antusiasme yang sangat baik dari murid maupun orang tua. Banyak yang merasa terbantu dan asupan anak-anak juga jadi lebih bergizi,” kata dia.

    Menurutnya program tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap tumbuh kembang anak yang tentunya berpengaruh pada kesehatan hingga kecerdasan peserta didik. Hal itu juga diyakini berdampak pada peningkatan prestasi di sekolah dalam meraih cita-cita.

    “Kami berharap ini akan terus berlanjut ke depannya, makanan yang diberikan gizinya terbilang lengkap, mulai dari lauk yang kaya protein dan nutrisi, buah-buahan, hingga susu,” ucap Nurmiani.

    Pihak sekolah juga akan bekerja sama dengan paguyuban dan komite sekolah untuk membantu membagikan makanan kepada peserta didik setiap pagi, guna memaksimalkan waktu guru agar bisa fokus memberikan pembelajaran.

    “Kami sudah berkomunikasi dengan komite untuk membantu, karena murid banyak dan guru kami terbatas, belum lagi harus mengajar,” tambahnya.

    Sebagai informasi, hingga kini baru dua dari 15 dapur produksi MBG yang direncanakan beroperasi di Bontang. Hal tersebut menyebabkan belum semua sekolah dapat menerima program MBG. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang

    577 Siswa SDN 007 Bontang Utara Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    18 Juli 2025 pukul 21:16 WITA

    Kepala Sekolah SDN 007 Bontang Utara, Nurmiani. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - SDN 007 Bontang Utara menjadi salah satu sekolah yang telah menerima distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang.

    Kepala SDN 007 Bontang Utara, Nurmiani mengatakan 577 muridnya telah mendapatkan MBG sejak Senin (14/7/2025). Berjalannya program tersebut bersamaan dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026.
    “Jadi selama MPLS ini, murid sudah mulai menikmati MBG juga,” ujarnya, Jumat (18/7/2025).

    Ia menyebut program MBG memang telah dinantikan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak melalui berbagai menu makanan guna mendukung tumbuh kembang murid.

    “Program ini juga mendapat antusiasme yang sangat baik dari murid maupun orang tua. Banyak yang merasa terbantu dan asupan anak-anak juga jadi lebih bergizi,” kata dia.

    Menurutnya program tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap tumbuh kembang anak yang tentunya berpengaruh pada kesehatan hingga kecerdasan peserta didik. Hal itu juga diyakini berdampak pada peningkatan prestasi di sekolah dalam meraih cita-cita.

    “Kami berharap ini akan terus berlanjut ke depannya, makanan yang diberikan gizinya terbilang lengkap, mulai dari lauk yang kaya protein dan nutrisi, buah-buahan, hingga susu,” ucap Nurmiani.

    Pihak sekolah juga akan bekerja sama dengan paguyuban dan komite sekolah untuk membantu membagikan makanan kepada peserta didik setiap pagi, guna memaksimalkan waktu guru agar bisa fokus memberikan pembelajaran.

    “Kami sudah berkomunikasi dengan komite untuk membantu, karena murid banyak dan guru kami terbatas, belum lagi harus mengajar,” tambahnya.

    Sebagai informasi, hingga kini baru dua dari 15 dapur produksi MBG yang direncanakan beroperasi di Bontang. Hal tersebut menyebabkan belum semua sekolah dapat menerima program MBG. (Adv)

    (Sf/Lo)