Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur

    Ekowisata Hutan Kurang Dilirik, Dispar Harap Pemuda Lokal Promosikan Lewat Media Sosial

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    26 Oktober 2023 pukul 20:44 WITA

    Sosial Media Dinas Pariwisata Kalimantan Timur. (Foto: Istimewa)

    Samarinda - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur mengakui ekowisata hutan masih belum banyak dilirik wisatawan luar maupun lokal. Hal ini dikarenakan publikasi dan media pendukung beserta konten wisata masih terbilang kurang.

    Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Parwisata Dispar Kaltim, Baihaqi meminta kepada pemuda yang di daerahnya memiliki potensi wisata untuk membuat konten tentang pariwisata di daerahnya masing-masing.

    "Memperkenalkan ekowisata hutan di Kaltim ini bukan hanya tugas Dispar saja, tetapi semua elemen termasuk juga masyarakat, bahkan milenial dan generasi Z wajib untuk promosikan daerahnya," ungkap Baihaqi di Kantor Dispar, pada Rabu (25/10/2023).

    Apalagi, kata Baihaqi ada potensi hutan dengan keanekaragaman flora dan fauna yang mengundang daya tarik masyarakat, namun belum terjamah oleh Dispar Kaltim. Hal inilah yang dibutuhkan Dispar untuk mendapatkan informasi dari konten masyarakat daerah.

    "Kami memerlukan itu, karena kami sering mendapatkan informasi hasil dari tag di media sosial, bahwa ada tempat yang indah namun orang banyak belum tau," ujarnya.

    Ia menyadari kekurangan anak di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) ini adalah tidak adanya akses internet yang baik, sehingga ia berharap kemudian hari semoga jaringan internet rata se-Kaltim.

    "Saya yakin kepada Milenial saat ini, sekalipun dia berada di luar, pasti sudah mampu mengoperasikan media sosial bahkan editing, namun kekurangan kita ini, semoga bisa teratasi masalah jaringan ini," tutur Baihaqi.

    Dispar disini memiliki komitmen untuk mendukung ekowisata hutan, walaupun di pelosok Kaltim tetap akan dikabarkan melalui khalayak luas. 

    "Kami juga menyebarkan informasi ekowisata melalui medsos kami. Dengan bantuan influencer, media online atau cetak, komunitas, hingga fotografer dapat tersebar dan diterima masyarakat dengan cepat, ini bagian dari target kami," tukasnya.

    (Sf/Rs/Adv)

    Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur

    Ekowisata Hutan Kurang Dilirik, Dispar Harap Pemuda Lokal Promosikan Lewat Media Sosial

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    26 Oktober 2023 pukul 20:44 WITA

    Sosial Media Dinas Pariwisata Kalimantan Timur. (Foto: Istimewa)

    Samarinda - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur mengakui ekowisata hutan masih belum banyak dilirik wisatawan luar maupun lokal. Hal ini dikarenakan publikasi dan media pendukung beserta konten wisata masih terbilang kurang.

    Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Parwisata Dispar Kaltim, Baihaqi meminta kepada pemuda yang di daerahnya memiliki potensi wisata untuk membuat konten tentang pariwisata di daerahnya masing-masing.

    "Memperkenalkan ekowisata hutan di Kaltim ini bukan hanya tugas Dispar saja, tetapi semua elemen termasuk juga masyarakat, bahkan milenial dan generasi Z wajib untuk promosikan daerahnya," ungkap Baihaqi di Kantor Dispar, pada Rabu (25/10/2023).

    Apalagi, kata Baihaqi ada potensi hutan dengan keanekaragaman flora dan fauna yang mengundang daya tarik masyarakat, namun belum terjamah oleh Dispar Kaltim. Hal inilah yang dibutuhkan Dispar untuk mendapatkan informasi dari konten masyarakat daerah.

    "Kami memerlukan itu, karena kami sering mendapatkan informasi hasil dari tag di media sosial, bahwa ada tempat yang indah namun orang banyak belum tau," ujarnya.

    Ia menyadari kekurangan anak di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) ini adalah tidak adanya akses internet yang baik, sehingga ia berharap kemudian hari semoga jaringan internet rata se-Kaltim.

    "Saya yakin kepada Milenial saat ini, sekalipun dia berada di luar, pasti sudah mampu mengoperasikan media sosial bahkan editing, namun kekurangan kita ini, semoga bisa teratasi masalah jaringan ini," tutur Baihaqi.

    Dispar disini memiliki komitmen untuk mendukung ekowisata hutan, walaupun di pelosok Kaltim tetap akan dikabarkan melalui khalayak luas. 

    "Kami juga menyebarkan informasi ekowisata melalui medsos kami. Dengan bantuan influencer, media online atau cetak, komunitas, hingga fotografer dapat tersebar dan diterima masyarakat dengan cepat, ini bagian dari target kami," tukasnya.

    (Sf/Rs/Adv)