Cari disini...
Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur
Posedon Undersea Resort. (Foto: Istimewa)
Samarinda - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) memberi dukungan terhadap pengembangan wisata bahari di Pulau Maratua dengan membangun resort atau tempat penginapan di bawah laut.
Hal itu membuat pulau Maratua sebagai pulau terluar dari Kabupaten Berau, Kaltim, tak lekang dari sorotan wisatawan. Selain keindahan lautnya, wisatawan disuguhkan penginapan yang nyaman.
"Penginapan dari harga kelas premium hingga yang biasa ada, dengan harga paling termurah Rp350 ribu," ungkap Kepala Dispar, Ahmad Herwansyah kepada media ini di Samarinda, Senin (16/10/2023).
Penginapan kelas premium, salah satunya yakni Arasatu Villas dengan sekali menginap pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp3 juta. Harga sesuai rupa, pengalaman wisatawan terbayarkan dengan penginapan diatas laut tersebut. Dapat melihat dan merasakan keanekaragaman hayati.
Penambahan resort di Maratua, Herwansyah menyebut masih menunggu calon investor berdatangan. Tugas Dispar Kaltim disini menjemput investor dengan melakukan pengembangan disana.
"Melakukan pengembangan lainnya seperti akses masuk ke Maratua dan fasilitas penunjang di pulau tersebut," katanya.
Tak ingin kalah dengan Maldives, Herwansyah mengatakan pembuatan resort bawah air ini, pihaknya masih menunggu Kementerian untuk memberikan izin investasi. "Ini karena pulau terluar, ini report terakhirnya," ujar Herwansyah.
Sebagai wilayah strategis dari Dispar Kaltim dalam pengembangan wisata, ia akan terus melakukan pengembangan dan menggenjot hadirnya calon investor untuk Maratua.
"Kita masih punya tugas ini, Berau sebagai wilayah strategis dari pariwisata dan Kutim juga masih dalam pengembangan," tuturnya.
(Sf/Rs/Adv)
Cari disini...
Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur

Posedon Undersea Resort. (Foto: Istimewa)
Samarinda - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) memberi dukungan terhadap pengembangan wisata bahari di Pulau Maratua dengan membangun resort atau tempat penginapan di bawah laut.
Hal itu membuat pulau Maratua sebagai pulau terluar dari Kabupaten Berau, Kaltim, tak lekang dari sorotan wisatawan. Selain keindahan lautnya, wisatawan disuguhkan penginapan yang nyaman.
"Penginapan dari harga kelas premium hingga yang biasa ada, dengan harga paling termurah Rp350 ribu," ungkap Kepala Dispar, Ahmad Herwansyah kepada media ini di Samarinda, Senin (16/10/2023).
Penginapan kelas premium, salah satunya yakni Arasatu Villas dengan sekali menginap pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp3 juta. Harga sesuai rupa, pengalaman wisatawan terbayarkan dengan penginapan diatas laut tersebut. Dapat melihat dan merasakan keanekaragaman hayati.
Penambahan resort di Maratua, Herwansyah menyebut masih menunggu calon investor berdatangan. Tugas Dispar Kaltim disini menjemput investor dengan melakukan pengembangan disana.
"Melakukan pengembangan lainnya seperti akses masuk ke Maratua dan fasilitas penunjang di pulau tersebut," katanya.
Tak ingin kalah dengan Maldives, Herwansyah mengatakan pembuatan resort bawah air ini, pihaknya masih menunggu Kementerian untuk memberikan izin investasi. "Ini karena pulau terluar, ini report terakhirnya," ujar Herwansyah.
Sebagai wilayah strategis dari Dispar Kaltim dalam pengembangan wisata, ia akan terus melakukan pengembangan dan menggenjot hadirnya calon investor untuk Maratua.
"Kita masih punya tugas ini, Berau sebagai wilayah strategis dari pariwisata dan Kutim juga masih dalam pengembangan," tuturnya.
(Sf/Rs/Adv)