Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda

    Program CKG Samarinda Capai 71 Ribu Peserta, Target 10 Persen Dikejar

    Penulis:Arsensia Serlyani|Redaktur:Lodya A
    20 September 2026 pukul 23:32 WITA

    Kepala Dinkes Kota Samarinda, Ismed Kusasih. (Foto: Arsensia Serlyani/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Samarinda terus diperluas. Hingga September 2026, sekitar 71 ribu warga telah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis atau hampir mencapai 10 persen dari total jumlah penduduk Samarinda.

    Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, sekaligus mendorong deteksi dini berbagai kondisi kesehatan.

    Kepala Dinkes Kota Samarinda, Ismed Kusasih, mengatakan secara umum program CKG ditujukan untuk menjangkau seluruh masyarakat. Namun, pemerintah pusat menetapkan harapan cakupan sekitar 30 persen dari jumlah penduduk.

    "Targetnya semua jumlah penduduk. Tapi dari kementerian itu kalau tidak salah CKG mereka berharap 30 persen dari jumlah penduduk," ujar Ismed, Jumat (18/9/2026).

    Untuk Samarinda, target tersebut kemudian disesuaikan dengan kemampuan pelayanan kesehatan yang tersedia, khususnya kapasitas layanan harian di puskesmas.

    Ismed menyebut Pemerintah Kota Samarinda menetapkan target cakupan CKG sebesar 10 persen dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

    "Alhamdulillah sampai dengan bulan September, 71 ribu. Kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk kita kurang lebih hampir 10 persen. Makanya di RPJMD kita juga menaruh target CKG kita itu 10 persen," katanya.

    Dengan capaian sekitar 71 ribu peserta, masih terdapat sekitar 20 ribu warga yang perlu dijangkau untuk memenuhi target sekitar 89 ribu peserta CKG yang ditetapkan pemerintah daerah.

    Program CKG menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat pelayanan kesehatan preventif dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan sejak dini.

    Dinkes Samarinda terus mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia untuk mengikuti program tersebut. 

    Pemeriksaan kesehatan gratis diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini.

    Dengan capaian yang terus bertambah, Pemerintah Kota Samarinda menargetkan pelaksanaan CKG dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, sekaligus memenuhi target 10 persen yang telah ditetapkan dalam RPJMD. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda

    Program CKG Samarinda Capai 71 Ribu Peserta, Target 10 Persen Dikejar

    Penulis:Arsensia Serlyani|Redaktur:Lodya A
    20 September 2026 pukul 23:32 WITA

    Kepala Dinkes Kota Samarinda, Ismed Kusasih. (Foto: Arsensia Serlyani/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Samarinda terus diperluas. Hingga September 2026, sekitar 71 ribu warga telah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis atau hampir mencapai 10 persen dari total jumlah penduduk Samarinda.

    Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, sekaligus mendorong deteksi dini berbagai kondisi kesehatan.

    Kepala Dinkes Kota Samarinda, Ismed Kusasih, mengatakan secara umum program CKG ditujukan untuk menjangkau seluruh masyarakat. Namun, pemerintah pusat menetapkan harapan cakupan sekitar 30 persen dari jumlah penduduk.

    "Targetnya semua jumlah penduduk. Tapi dari kementerian itu kalau tidak salah CKG mereka berharap 30 persen dari jumlah penduduk," ujar Ismed, Jumat (18/9/2026).

    Untuk Samarinda, target tersebut kemudian disesuaikan dengan kemampuan pelayanan kesehatan yang tersedia, khususnya kapasitas layanan harian di puskesmas.

    Ismed menyebut Pemerintah Kota Samarinda menetapkan target cakupan CKG sebesar 10 persen dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

    "Alhamdulillah sampai dengan bulan September, 71 ribu. Kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk kita kurang lebih hampir 10 persen. Makanya di RPJMD kita juga menaruh target CKG kita itu 10 persen," katanya.

    Dengan capaian sekitar 71 ribu peserta, masih terdapat sekitar 20 ribu warga yang perlu dijangkau untuk memenuhi target sekitar 89 ribu peserta CKG yang ditetapkan pemerintah daerah.

    Program CKG menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat pelayanan kesehatan preventif dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan sejak dini.

    Dinkes Samarinda terus mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia untuk mengikuti program tersebut. 

    Pemeriksaan kesehatan gratis diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini.

    Dengan capaian yang terus bertambah, Pemerintah Kota Samarinda menargetkan pelaksanaan CKG dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, sekaligus memenuhi target 10 persen yang telah ditetapkan dalam RPJMD. (Adv)

    (Sf/Lo)