Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Advertorial
Samarinda - Masyarakat Kota Samarinda yang berdomisili di kawasan pusat kota dan area perdagangan padat diminta segera melakukan langkah antisipasi penampungan air bersih.
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda mengumumkan adanya jadwal pemeliharaan infrastruktur vital yang cukup panjang, yakni selama tiga hari berturut-turut, mulai 20-22 Januari.
Langkah ini diambil manajemen guna melakukan pengurasan total pada bak sedimentasi dan reservoir di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tirta Kencana.
Pemeliharaan ini dinilai mendesak demi menjaga standar mutu kesehatan air yang didistribusikan ke rumah pelanggan.
Staf Humas Perumdam Tirta Kencana, Taufik mengonfirmasi pengerjaan teknis akan dimulai sejak pagi hari, tepatnya pukul 08.00 WITA setiap harinya.
“Estimasi waktu pengerjaan sekitar sepuluh jam per hari. Proses pengurasan ini sangat penting untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat agar tetap prima,” ujar Taufik melalui keterangan tertulisnya, Minggu (18/1/2026).
Selama proses pengerjaan berlangsung, distribusi air tidak sepenuhnya mati total, tapi akan mengalami penurunan tekanan yang signifikan di jaringan pipa distribusi.
Ini berpotensi menyebabkan air tidak mengalir sampai ke bak penampungan warga yang posisinya lebih tinggi atau berada di ujung jalur distribusi.
Ia sangat menyarankan warga di wilayah terdampak untuk menampung air sebagai cadangan sebelum jadwal pengerjaan dimulai pada Selasa pagi.
Berdasarkan data teknis, wilayah yang akan terdampak pemeliharaan di IPA Tirta Kencana ini mencakup area yang sangat luas, meliputi Kelurahan Jawa, Sidodadi, Dadi Mulya, Bugis. Kawasan Pasar Pagi, Pelabuhan, Karang Mumus, Sungai Pinang Luar, Sungai Pinang Dalam, Pelita, Sidomulyo, Sidodamai dan sekitarnya.
Manajemen Perumdam Tirta Kencana memastikan aliran air akan dinormalkan kembali sesegera mungkin setiap harinya setelah tahapan pengurasan harian selesai.
“Proses pengurasan ini penting untuk memastikan bahwa air yang kami distribusikan selalu memenuhi standar kesehatan dan kebersihan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Advertorial

Samarinda - Masyarakat Kota Samarinda yang berdomisili di kawasan pusat kota dan area perdagangan padat diminta segera melakukan langkah antisipasi penampungan air bersih.
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda mengumumkan adanya jadwal pemeliharaan infrastruktur vital yang cukup panjang, yakni selama tiga hari berturut-turut, mulai 20-22 Januari.
Langkah ini diambil manajemen guna melakukan pengurasan total pada bak sedimentasi dan reservoir di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tirta Kencana.
Pemeliharaan ini dinilai mendesak demi menjaga standar mutu kesehatan air yang didistribusikan ke rumah pelanggan.
Staf Humas Perumdam Tirta Kencana, Taufik mengonfirmasi pengerjaan teknis akan dimulai sejak pagi hari, tepatnya pukul 08.00 WITA setiap harinya.
“Estimasi waktu pengerjaan sekitar sepuluh jam per hari. Proses pengurasan ini sangat penting untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat agar tetap prima,” ujar Taufik melalui keterangan tertulisnya, Minggu (18/1/2026).
Selama proses pengerjaan berlangsung, distribusi air tidak sepenuhnya mati total, tapi akan mengalami penurunan tekanan yang signifikan di jaringan pipa distribusi.
Ini berpotensi menyebabkan air tidak mengalir sampai ke bak penampungan warga yang posisinya lebih tinggi atau berada di ujung jalur distribusi.
Ia sangat menyarankan warga di wilayah terdampak untuk menampung air sebagai cadangan sebelum jadwal pengerjaan dimulai pada Selasa pagi.
Berdasarkan data teknis, wilayah yang akan terdampak pemeliharaan di IPA Tirta Kencana ini mencakup area yang sangat luas, meliputi Kelurahan Jawa, Sidodadi, Dadi Mulya, Bugis. Kawasan Pasar Pagi, Pelabuhan, Karang Mumus, Sungai Pinang Luar, Sungai Pinang Dalam, Pelita, Sidomulyo, Sidodamai dan sekitarnya.
Manajemen Perumdam Tirta Kencana memastikan aliran air akan dinormalkan kembali sesegera mungkin setiap harinya setelah tahapan pengurasan harian selesai.
“Proses pengurasan ini penting untuk memastikan bahwa air yang kami distribusikan selalu memenuhi standar kesehatan dan kebersihan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)