Cari disini...
Advertorial
Siapkan Cadangan Air, Tekanan Air di Samarinda Turun 7–8
Samarinda - Warga Kota Samarinda diimbau untuk segera menyiapkan cadangan air bersih di rumah.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Samarinda akan melakukan pekerjaan pemeliharaan rutin yang dipastikan berdampak pada penurunan tekanan distribusi air selama dua hari, yakni pada 7-8 April 2026.
Gangguan pasokan ini disebabkan oleh adanya agenda pengurasan bak sedimentasi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tirta Kencana.
Berdasarkan jadwal, pengerjaan akan dimulai pada pukul 08.00 WITA setiap harinya dengan estimasi waktu pengerjaan memakan waktu sekitar 10 jam.
Staf Humas Perumda Tirta Kencana, Taufik menyatakan langkah pemeliharaan ini merupakan prosedur esensial untuk menjaga mutu dan kebersihan air yang diterima pelanggan.
"Pengurasan ini sangat penting untuk memastikan tidak ada endapan yang mengganggu kualitas air maupun sistem distribusi," ujar Taufik saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026).
Selama proses pengurasan bak sedimentasi berlangsung, Taufik memastikan aliran air tidak akan mati total. Distribusi air akan tetap berjalan, tetapi dengan tekanan yang menurun secara signifikan.
Ini akan sangat terasa di wilayah-wilayah yang sepenuhnya bergantung pada suplai air dari IPA Tirta Kencana. Adapun beberapa kawasan yang berpotensi terdampak oleh penurunan tekanan air ini meliputi Kelurahan Jawa, Sidodadi, Dadi Mulya, Bugis, Pasar Pagi, Pelabuhan, Karang Mumus, Sungai Pinang Luar dan Dalam, Pelita, Sidomulyo, hingga Kelurahan Sidodamai dan area sekitarnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak Perumda Tirta Kencana mengimbau seluruh pelanggan yang berada di kawasan terdampak untuk segera menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai esok hari.
Hal ini bertujuan agar aktivitas harian warga tidak terganggu akibat krisis pasokan air selama pemeliharaan berlangsung.
Langkah pengurasan rutin ini merupakan komitmen Perumda Tirta Kencana untuk terus meningkatkan performa sistem pengolahan, sehingga air yang didistribusikan kepada warga Samarinda tetap higienis dan memenuhi standar kelayakan kesehatan.
"Dengan adanya informasi ini, pelanggan diimbau untuk bisa menampung air secukupnya," pungkas Taufik. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
Advertorial

Siapkan Cadangan Air, Tekanan Air di Samarinda Turun 7–8
Samarinda - Warga Kota Samarinda diimbau untuk segera menyiapkan cadangan air bersih di rumah.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Samarinda akan melakukan pekerjaan pemeliharaan rutin yang dipastikan berdampak pada penurunan tekanan distribusi air selama dua hari, yakni pada 7-8 April 2026.
Gangguan pasokan ini disebabkan oleh adanya agenda pengurasan bak sedimentasi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tirta Kencana.
Berdasarkan jadwal, pengerjaan akan dimulai pada pukul 08.00 WITA setiap harinya dengan estimasi waktu pengerjaan memakan waktu sekitar 10 jam.
Staf Humas Perumda Tirta Kencana, Taufik menyatakan langkah pemeliharaan ini merupakan prosedur esensial untuk menjaga mutu dan kebersihan air yang diterima pelanggan.
"Pengurasan ini sangat penting untuk memastikan tidak ada endapan yang mengganggu kualitas air maupun sistem distribusi," ujar Taufik saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026).
Selama proses pengurasan bak sedimentasi berlangsung, Taufik memastikan aliran air tidak akan mati total. Distribusi air akan tetap berjalan, tetapi dengan tekanan yang menurun secara signifikan.
Ini akan sangat terasa di wilayah-wilayah yang sepenuhnya bergantung pada suplai air dari IPA Tirta Kencana. Adapun beberapa kawasan yang berpotensi terdampak oleh penurunan tekanan air ini meliputi Kelurahan Jawa, Sidodadi, Dadi Mulya, Bugis, Pasar Pagi, Pelabuhan, Karang Mumus, Sungai Pinang Luar dan Dalam, Pelita, Sidomulyo, hingga Kelurahan Sidodamai dan area sekitarnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak Perumda Tirta Kencana mengimbau seluruh pelanggan yang berada di kawasan terdampak untuk segera menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai esok hari.
Hal ini bertujuan agar aktivitas harian warga tidak terganggu akibat krisis pasokan air selama pemeliharaan berlangsung.
Langkah pengurasan rutin ini merupakan komitmen Perumda Tirta Kencana untuk terus meningkatkan performa sistem pengolahan, sehingga air yang didistribusikan kepada warga Samarinda tetap higienis dan memenuhi standar kelayakan kesehatan.
"Dengan adanya informasi ini, pelanggan diimbau untuk bisa menampung air secukupnya," pungkas Taufik. (Adv)
(Sf/Lo)