Advertorial

    Perumdam Tirta Kencana Jadwalkan Pengurasan IPA Sungai Kapih 2 Juli 2024

    Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    IPA Sungai Kapih yang bakal dikuras oleh Perumdam Tirta Kencana.(DOK PERUMDAM)

    Samarinda - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda, menjadwalkan pengurasan bak reservoir pada Instalasi Pengolahan Air Bersih Sungai Kapih, Selasa 2 Juli 2024 mendatang.

    Pengurasan merupakan bagian dari kegiatan pemeliharaan rutin, untuk menjaga kualitas air hingga sampai kepada pelanggan, dalam kondisi yang terbaik. 

    Walaupun dijadwal bakal berlangsung mulai pukul 08.00 pagi hingga sore hari, namun masa pengerjaan sendiri tergantung pada kondisi lapangan. Bahkan, tak jarang pengurasan tersebut bisa selesai pada siang hari. 

    “Hal ini kami lakukan lantaran proses pengurasan bak sendimentasi dan flokulasi ini untuk meningkatkan kualitas air yang nanti disalurkan ke masyarakat,” ungkap Manager Humas Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda, Sendya Ibanez, Minggu (30/6/2024). 

    Pengurasan, kata Sendya tidak akan sepenuhnya membuat distribusi air bersih langsung dihentikan. Namun, proses ini diperkirakan akan mengganggu kegiatan produksi sehingga debit air mungkin akan berkurang sementara. 

    "Pelanggan di daerah terdampak diimbau untuk menampung air, sehari sebelum dilakukan pengurasan. Meskipun tidak ada pemadaman total, debit air akan berkurang, dan rumah di lokasi tertentu mungkin akan mengalami pemadaman total," jelas Sendya.

    Perumdam Tirta Kencana berkomitmen untuk menjaga kualitas air secara berkelanjutan. Pengurasan dilakukan sebagai respons terhadap kondisi filter yang mulai kotor atau adanya peningkatan kadar lumpur di dalam air. 

    Setelah proses pengurasan selesai, air di IPA Sungai Kapih ini diharapkan dapat mengalir seperti semula dengan kecepatan yang sama.

    Beberapa wilayah yang diperkirakan akan terdampak antara lain Jalan Kapten Soejono, Perumahan Pondok Karya Lestari, Perumahan Arisco, Perumahan Sambutan Asri, Perumahan Handil Kopi, Jalan Perjuangan, Sambutan Asri 5,6, Damanhuri Sebagian Proklamasi, Jalan Poros Perintis sampai Solong, Sebagian Jalan Kenanga, Sentosa Dalam, Jalan Damai, Jalan Rumbia, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Sepakat dan Sekitarnya.

    Dengan adanya kegiatan itu, Perumdam Tirta Kencana mengimbau masyarakat yang berada di wilayah tersebut untuk mempersiapkan penampungan air sebelum proses pengurasan dilakukan.(Adv)

    Advertorial

    Perumdam Tirta Kencana Jadwalkan Pengurasan IPA Sungai Kapih 2 Juli 2024

    Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    IPA Sungai Kapih yang bakal dikuras oleh Perumdam Tirta Kencana.(DOK PERUMDAM)

    Samarinda - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda, menjadwalkan pengurasan bak reservoir pada Instalasi Pengolahan Air Bersih Sungai Kapih, Selasa 2 Juli 2024 mendatang.

    Pengurasan merupakan bagian dari kegiatan pemeliharaan rutin, untuk menjaga kualitas air hingga sampai kepada pelanggan, dalam kondisi yang terbaik. 

    Walaupun dijadwal bakal berlangsung mulai pukul 08.00 pagi hingga sore hari, namun masa pengerjaan sendiri tergantung pada kondisi lapangan. Bahkan, tak jarang pengurasan tersebut bisa selesai pada siang hari. 

    “Hal ini kami lakukan lantaran proses pengurasan bak sendimentasi dan flokulasi ini untuk meningkatkan kualitas air yang nanti disalurkan ke masyarakat,” ungkap Manager Humas Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda, Sendya Ibanez, Minggu (30/6/2024). 

    Pengurasan, kata Sendya tidak akan sepenuhnya membuat distribusi air bersih langsung dihentikan. Namun, proses ini diperkirakan akan mengganggu kegiatan produksi sehingga debit air mungkin akan berkurang sementara. 

    "Pelanggan di daerah terdampak diimbau untuk menampung air, sehari sebelum dilakukan pengurasan. Meskipun tidak ada pemadaman total, debit air akan berkurang, dan rumah di lokasi tertentu mungkin akan mengalami pemadaman total," jelas Sendya.

    Perumdam Tirta Kencana berkomitmen untuk menjaga kualitas air secara berkelanjutan. Pengurasan dilakukan sebagai respons terhadap kondisi filter yang mulai kotor atau adanya peningkatan kadar lumpur di dalam air. 

    Setelah proses pengurasan selesai, air di IPA Sungai Kapih ini diharapkan dapat mengalir seperti semula dengan kecepatan yang sama.

    Beberapa wilayah yang diperkirakan akan terdampak antara lain Jalan Kapten Soejono, Perumahan Pondok Karya Lestari, Perumahan Arisco, Perumahan Sambutan Asri, Perumahan Handil Kopi, Jalan Perjuangan, Sambutan Asri 5,6, Damanhuri Sebagian Proklamasi, Jalan Poros Perintis sampai Solong, Sebagian Jalan Kenanga, Sentosa Dalam, Jalan Damai, Jalan Rumbia, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Sepakat dan Sekitarnya.

    Dengan adanya kegiatan itu, Perumdam Tirta Kencana mengimbau masyarakat yang berada di wilayah tersebut untuk mempersiapkan penampungan air sebelum proses pengurasan dilakukan.(Adv)