Cari disini...
Advertorial
PDAM Samarinda IPA Loa Bakung. (Dok: Perumda Tirta Kencana)
Samarinda – Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda menjadwalkan pemeliharaan dan pengurasan bak sedimentasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Loa Bakung pada Rabu (21/10/ 2026), mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA.
Pekerjaan selama delapan jam tersebut merupakan agenda rutin setiap tiga bulan untuk menjaga kualitas air hasil pengolahan, sebelum didistribusikan kepada pelanggan di Kota Samarinda.
Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Taufik, menjelaskan pemeliharaan bak sedimentasi menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga kualitas air, sekaligus mendukung kelancaran proses pengolahan di instalasi tersebut.
“Pemeliharaan bak sedimentasi ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap tiga bulan sekali. Kegiatan ini penting untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat,” ujar Taufik, Senin (19/10/2026).
Ia menjelaskan, pengurasan dilakukan sesuai jadwal pemeliharaan yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan tersebut, Perumdam Tirta Kencana berupaya memastikan instalasi pengolahan air tetap terpelihara, sehingga dapat menunjang pelayanan air bersih kepada pelanggan.
“Pemeliharaan ini menjadi bagian dari upaya kami menjaga agar proses pengolahan air tetap berjalan dengan baik. Karena itu, pengurasan dilakukan secara berkala sesuai jadwal yang telah ditentukan,” katanya.
Taufik mengatakan, perusahaan juga telah menyampaikan pemberitahuan mengenai pelaksanaan pekerjaan kepada warga dan pihak-pihak yang berpotensi terdampak.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui jadwal pemeliharaan dan dapat mengantisipasi kebutuhan air selama pekerjaan berlangsung.
“Kami sudah menyampaikan pemberitahuan kepada warga dan pihak-pihak yang terdampak. Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui jadwal pelaksanaan pengurasan dan melakukan antisipasi terhadap kebutuhan airnya,” ungkapnya.
Proses pemeliharaan dijadwalkan berlangsung selama delapan jam, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA. Selama periode tersebut, pelanggan di wilayah yang terdampak diimbau mengantisipasi kebutuhan air bersih sebelum pekerjaan dimulai.
“Pengerjaan dijadwalkan mulai pukul 08.00 WITA sampai pukul 16.00 WITA. Setelah proses pengurasan selesai, pompa pendistribusian akan segera kami hidupkan kembali,” jelas Taufik.
Pengaktifan kembali pompa dilakukan setelah pekerjaan pemeliharaan rampung agar pendistribusian air dapat kembali berjalan.
Perumdam Tirta Kencana juga mengupayakan agar tahapan pekerjaan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Pemeliharaan rutin tersebut menjadi bagian dari upaya Perumdam Tirta Kencana menjaga kondisi instalasi pengolahan air, sekaligus mempertahankan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Samarinda.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Advertorial

PDAM Samarinda IPA Loa Bakung. (Dok: Perumda Tirta Kencana)
Samarinda – Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda menjadwalkan pemeliharaan dan pengurasan bak sedimentasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Loa Bakung pada Rabu (21/10/ 2026), mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA.
Pekerjaan selama delapan jam tersebut merupakan agenda rutin setiap tiga bulan untuk menjaga kualitas air hasil pengolahan, sebelum didistribusikan kepada pelanggan di Kota Samarinda.
Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Taufik, menjelaskan pemeliharaan bak sedimentasi menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga kualitas air, sekaligus mendukung kelancaran proses pengolahan di instalasi tersebut.
“Pemeliharaan bak sedimentasi ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap tiga bulan sekali. Kegiatan ini penting untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat,” ujar Taufik, Senin (19/10/2026).
Ia menjelaskan, pengurasan dilakukan sesuai jadwal pemeliharaan yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan tersebut, Perumdam Tirta Kencana berupaya memastikan instalasi pengolahan air tetap terpelihara, sehingga dapat menunjang pelayanan air bersih kepada pelanggan.
“Pemeliharaan ini menjadi bagian dari upaya kami menjaga agar proses pengolahan air tetap berjalan dengan baik. Karena itu, pengurasan dilakukan secara berkala sesuai jadwal yang telah ditentukan,” katanya.
Taufik mengatakan, perusahaan juga telah menyampaikan pemberitahuan mengenai pelaksanaan pekerjaan kepada warga dan pihak-pihak yang berpotensi terdampak.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui jadwal pemeliharaan dan dapat mengantisipasi kebutuhan air selama pekerjaan berlangsung.
“Kami sudah menyampaikan pemberitahuan kepada warga dan pihak-pihak yang terdampak. Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui jadwal pelaksanaan pengurasan dan melakukan antisipasi terhadap kebutuhan airnya,” ungkapnya.
Proses pemeliharaan dijadwalkan berlangsung selama delapan jam, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA. Selama periode tersebut, pelanggan di wilayah yang terdampak diimbau mengantisipasi kebutuhan air bersih sebelum pekerjaan dimulai.
“Pengerjaan dijadwalkan mulai pukul 08.00 WITA sampai pukul 16.00 WITA. Setelah proses pengurasan selesai, pompa pendistribusian akan segera kami hidupkan kembali,” jelas Taufik.
Pengaktifan kembali pompa dilakukan setelah pekerjaan pemeliharaan rampung agar pendistribusian air dapat kembali berjalan.
Perumdam Tirta Kencana juga mengupayakan agar tahapan pekerjaan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Pemeliharaan rutin tersebut menjadi bagian dari upaya Perumdam Tirta Kencana menjaga kondisi instalasi pengolahan air, sekaligus mempertahankan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Samarinda.
(Sf/Lo)