Cari disini...
Advertorial
IPA Sungai Kapih yang bakal dikuras oleh Perumdam Tirta Kencana pada Selasa (24/9/2024). (Foto: Dokumentasi Perumdam Tirta Kencana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda akan melakukan pengurasan bak sedimentasi 1 dan 2 di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Kapih pada Selasa (24/9/2024). Pengurasan ini dijadwalkan mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.
Staf Humas Perumdam Tirta Kencana, Taufik, menjelaskan bahwa pengurasan bak sedimentasi merupakan salah satu langkah rutin yang dilakukan untuk memastikan kebersihan dan efisiensi pengolahan air. Kemudian kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan di wilayah sekitar.
“Pengurasan ini dilakukan untuk menghilangkan endapan lumpur dan partikel lain yang menumpuk di dasar bak sedimentasi. Jika tidak dilakukan secara berkala, endapan ini bisa mengurangi kapasitas pengolahan air dan menurunkan kualitas air bersih yang didistribusikan ke pelanggan,” kata Taufik, Senin (23/9/2024).
Lebih lanjut, Taufik menambahkan bahwa selama proses pengurasan berlangsung, beberapa wilayah akan mengalami gangguan distribusi air.
Wilayah-wilayah yang terdampak meliputi Jalan Kapten Soejono, Sejati, Perumahan Pondok Karya Lestari, Perumahan Ariesco, Perumahan Sambutan Asri, Perumahan Handil Kopi, Jalan Perjuangan, Damai, Damanhuri, Gerilya, dan sekitarnya.
Gangguan air berupa penurunan tekanan hingga tidak mengalirnya air di beberapa area tersebut diperkirakan berlangsung hingga proses pengurasan selesai.
Taufik meminta pengertian dari masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan oleh pelanggan selama proses pengurasan berlangsung.
“Kami akan berupaya menyelesaikan proses pengurasan secepat mungkin agar distribusi air kembali normal. Pelanggan diharapkan dapat melakukan penampungan air secukupnya sebelum pengurasan dimulai,” ujarnya.
Pihaknyabterus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di Samarinda, salah satunya melalui pengurasan bak sedimentasi. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Advertorial

IPA Sungai Kapih yang bakal dikuras oleh Perumdam Tirta Kencana pada Selasa (24/9/2024). (Foto: Dokumentasi Perumdam Tirta Kencana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda akan melakukan pengurasan bak sedimentasi 1 dan 2 di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Kapih pada Selasa (24/9/2024). Pengurasan ini dijadwalkan mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.
Staf Humas Perumdam Tirta Kencana, Taufik, menjelaskan bahwa pengurasan bak sedimentasi merupakan salah satu langkah rutin yang dilakukan untuk memastikan kebersihan dan efisiensi pengolahan air. Kemudian kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan di wilayah sekitar.
“Pengurasan ini dilakukan untuk menghilangkan endapan lumpur dan partikel lain yang menumpuk di dasar bak sedimentasi. Jika tidak dilakukan secara berkala, endapan ini bisa mengurangi kapasitas pengolahan air dan menurunkan kualitas air bersih yang didistribusikan ke pelanggan,” kata Taufik, Senin (23/9/2024).
Lebih lanjut, Taufik menambahkan bahwa selama proses pengurasan berlangsung, beberapa wilayah akan mengalami gangguan distribusi air.
Wilayah-wilayah yang terdampak meliputi Jalan Kapten Soejono, Sejati, Perumahan Pondok Karya Lestari, Perumahan Ariesco, Perumahan Sambutan Asri, Perumahan Handil Kopi, Jalan Perjuangan, Damai, Damanhuri, Gerilya, dan sekitarnya.
Gangguan air berupa penurunan tekanan hingga tidak mengalirnya air di beberapa area tersebut diperkirakan berlangsung hingga proses pengurasan selesai.
Taufik meminta pengertian dari masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan oleh pelanggan selama proses pengurasan berlangsung.
“Kami akan berupaya menyelesaikan proses pengurasan secepat mungkin agar distribusi air kembali normal. Pelanggan diharapkan dapat melakukan penampungan air secukupnya sebelum pengurasan dimulai,” ujarnya.
Pihaknyabterus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di Samarinda, salah satunya melalui pengurasan bak sedimentasi. (Adv)
(Sf/Rs)