Cari disini...
Advertorial
KPU Samarinda sediakan bilik suara khusus untuk penyandang disabilitas. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda memastikan bahwa seluruh tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada 2024 ini akan ramah bagi penyandang disabilitas.
Komisioner KPU Samarinda, Arif Rakhman, menegaskan bahwa 1.202 TPS di Samarinda telah dilengkapi dengan bilik suara khusus untuk penyandang disabilitas, demi memastikan kemudahan dan kenyamanan dalam menggunakan hak pilih.
“Kami memprioritaskan pemilih disabilitas untuk memilih terlebih dahulu di bilik khusus yang telah disediakan, terpisah dari bilik umum. Selain itu, kami juga memfasilitasi berbagai kebutuhan disabilitas, seperti alat bantu braille untuk pemilih tunanetra,” ujar Arif.
Lebih lanjut, dikatakan, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan diberi arahan khusus untuk mendahulukan pemilih disabilitas dalam antrean, serta memastikan mereka mendapatkan pendampingan jika diperlukan.
Pendampingan dapat dilakukan oleh petugas KPPS, atau oleh pendamping pribadi yang telah mengisi surat pernyataan pendampingan.
"Anggota keluarga juga diperbolehkan menjadi pendamping dengan prosedur serupa," tuturnya.
Arif juga menjelaskan teknis pelaksanaan pencoblosan di lokasi khusus seperti rumah sakit dan lembaga pemasyarakatan (lapas). Untuk Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada, KPU akan menyesuaikan pelaksanaan dengan kondisi pasien dan jadwal TPS di sekitarnya, serupa dengan pemilu sebelumnya.
Sementara itu, untuk pemilih di lapas, KPU telah menyiapkan TPS khusus yang memungkinkan penghuni lapas menggunakan hak pilih mereka dengan aman dan tertib.
KPU Samarinda berharap langkah-langkah ini dapat memastikan inklusivitas dalam proses pemilu, sehingga semua warga, termasuk penyandang disabilitas, dapat menggunakan hak pilihnya tanpa hambatan.
“Di RSJD, kami akan melihat kondisi pasien dan teknis TPS terdekat. Biasanya, pencoblosan dilakukan di waktu tertentu, seperti siang hari ketika situasi TPS lebih lengang,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Advertorial

KPU Samarinda sediakan bilik suara khusus untuk penyandang disabilitas. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda memastikan bahwa seluruh tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada 2024 ini akan ramah bagi penyandang disabilitas.
Komisioner KPU Samarinda, Arif Rakhman, menegaskan bahwa 1.202 TPS di Samarinda telah dilengkapi dengan bilik suara khusus untuk penyandang disabilitas, demi memastikan kemudahan dan kenyamanan dalam menggunakan hak pilih.
“Kami memprioritaskan pemilih disabilitas untuk memilih terlebih dahulu di bilik khusus yang telah disediakan, terpisah dari bilik umum. Selain itu, kami juga memfasilitasi berbagai kebutuhan disabilitas, seperti alat bantu braille untuk pemilih tunanetra,” ujar Arif.
Lebih lanjut, dikatakan, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan diberi arahan khusus untuk mendahulukan pemilih disabilitas dalam antrean, serta memastikan mereka mendapatkan pendampingan jika diperlukan.
Pendampingan dapat dilakukan oleh petugas KPPS, atau oleh pendamping pribadi yang telah mengisi surat pernyataan pendampingan.
"Anggota keluarga juga diperbolehkan menjadi pendamping dengan prosedur serupa," tuturnya.
Arif juga menjelaskan teknis pelaksanaan pencoblosan di lokasi khusus seperti rumah sakit dan lembaga pemasyarakatan (lapas). Untuk Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada, KPU akan menyesuaikan pelaksanaan dengan kondisi pasien dan jadwal TPS di sekitarnya, serupa dengan pemilu sebelumnya.
Sementara itu, untuk pemilih di lapas, KPU telah menyiapkan TPS khusus yang memungkinkan penghuni lapas menggunakan hak pilih mereka dengan aman dan tertib.
KPU Samarinda berharap langkah-langkah ini dapat memastikan inklusivitas dalam proses pemilu, sehingga semua warga, termasuk penyandang disabilitas, dapat menggunakan hak pilihnya tanpa hambatan.
“Di RSJD, kami akan melihat kondisi pasien dan teknis TPS terdekat. Biasanya, pencoblosan dilakukan di waktu tertentu, seperti siang hari ketika situasi TPS lebih lengang,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)