Cari disini...
Advertorial
Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Paser, Syarifah Masitah Assegaf dan Denni Mappa saat menjalani pemeriksaan kesehatan di RSKD Balikpapan (dok. KPU Paser)
Tanah Grogot - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser fasilitasi dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Paser menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.
Ketua KPU Paser, Ahyar Rosidi mengatakan pemeriksaan kesehatan dijadwalkan sejak 27 Agustus sampai 2 September 2024. Sementara untuk bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Paser dilaksanakan empat hari mulai 30 Agusus hingga 2 September 2024.
"Tahapan pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu syarat calon yang harus terpenuhi dengan difasilitasi oleh KPU. Kini, Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan di RS Dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan sesuai dengan rekomendasi Dinas Kesehatan Paser," kata Ahyar, Jum’at (30/8/2024).
Dua bapaslon yang melakukan pemeriksaan kesehatan adalah Syarifah Masitah Assegaf berpasangan dengan Denni Mappa dan dr Fahmi Fadli yang berpasangan dengan Ikhwan Antasari.
Masitah dan Mappa lebih dulu menjalani tes kesehatan pada hari pertama dan selanjutnya dr Fahmi dan Ikhwan.
"Hari pertama ini kami sudah arahkan pasangan Syarifah Masitah Assegaf dan Denni Mappa untuk melaksanakan seleksi kesehatan," ungkapnya.
Saat mengikuti tes kesehatan pada hari pertama, Masitah mengaku siap menjalani pemeriksaan kesehatan yang dimulai dengan jadwal pertama, yakni tes rohani.
"Meski kami baru tiba di Balikpapan subuh tadi, tapi kami yakin bahwa kondisi fisik kami siap untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan," tutur Masitah.
Direktur RSKD Balikpapan, Edi Iskandar menyampaikan bahwa pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dijadwalkan selama dua hari tiap bapaslon.
Dengan begitu, ia berharap seluruh bapaslon bisa sabar untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan.
“Prosesnya akan panjang, jadi kami melaksanakan agenda pemeriksaan kesehatan secara bergantian, setiap bapaslon akan mengikuti rangkaian tes kesehatan selama dua hari," kata Edi. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Advertorial

Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Paser, Syarifah Masitah Assegaf dan Denni Mappa saat menjalani pemeriksaan kesehatan di RSKD Balikpapan (dok. KPU Paser)
Tanah Grogot - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser fasilitasi dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Paser menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.
Ketua KPU Paser, Ahyar Rosidi mengatakan pemeriksaan kesehatan dijadwalkan sejak 27 Agustus sampai 2 September 2024. Sementara untuk bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Paser dilaksanakan empat hari mulai 30 Agusus hingga 2 September 2024.
"Tahapan pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu syarat calon yang harus terpenuhi dengan difasilitasi oleh KPU. Kini, Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan di RS Dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan sesuai dengan rekomendasi Dinas Kesehatan Paser," kata Ahyar, Jum’at (30/8/2024).
Dua bapaslon yang melakukan pemeriksaan kesehatan adalah Syarifah Masitah Assegaf berpasangan dengan Denni Mappa dan dr Fahmi Fadli yang berpasangan dengan Ikhwan Antasari.
Masitah dan Mappa lebih dulu menjalani tes kesehatan pada hari pertama dan selanjutnya dr Fahmi dan Ikhwan.
"Hari pertama ini kami sudah arahkan pasangan Syarifah Masitah Assegaf dan Denni Mappa untuk melaksanakan seleksi kesehatan," ungkapnya.
Saat mengikuti tes kesehatan pada hari pertama, Masitah mengaku siap menjalani pemeriksaan kesehatan yang dimulai dengan jadwal pertama, yakni tes rohani.
"Meski kami baru tiba di Balikpapan subuh tadi, tapi kami yakin bahwa kondisi fisik kami siap untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan," tutur Masitah.
Direktur RSKD Balikpapan, Edi Iskandar menyampaikan bahwa pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dijadwalkan selama dua hari tiap bapaslon.
Dengan begitu, ia berharap seluruh bapaslon bisa sabar untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan.
“Prosesnya akan panjang, jadi kami melaksanakan agenda pemeriksaan kesehatan secara bergantian, setiap bapaslon akan mengikuti rangkaian tes kesehatan selama dua hari," kata Edi. (Adv)
(Sf/By)