Cari disini...
Advertorial
KPU Kukar lakukan pelipatan surat suara. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Kartanegara (Kukar) melibatkan 50 petugas pelipatan surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di kantor KPU Kukar, Jumat (1/11/2024).
Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan mengatakan logistik pilkada 2024 yang telah tiba, yakni tujuh item seperti tinta, kabel ties, sefel stiker, bilik suara, sampul kubus, sampul biasa, sampul folmulir mode C Hasil-KWK dan kotak suara.
"Kalau untuk pelipat surat suara kita kerahkan sebanyak 50 orang," kata Rudi Jumat (1/11/2024).
Rudi menerangkan pelipatan surat suara sebnyak 567.000 ini dimulai selama lima hari, 1-5 November 2024. Masing-masing orang akan melipat 11.340 surat suara.
"Kalau untuk jam kerja mereka ini mulai pukul 08.00 WITA sampai pukul 17.00 WITA setiap harinya," terangnya.
Kata dia, pengawasan dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dibantu Polres Kukar.
"Untuk pengamanan di internal ada pengawas dari KPU dan kepolisian," pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Advertorial

KPU Kukar lakukan pelipatan surat suara. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Kartanegara (Kukar) melibatkan 50 petugas pelipatan surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di kantor KPU Kukar, Jumat (1/11/2024).
Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan mengatakan logistik pilkada 2024 yang telah tiba, yakni tujuh item seperti tinta, kabel ties, sefel stiker, bilik suara, sampul kubus, sampul biasa, sampul folmulir mode C Hasil-KWK dan kotak suara.
"Kalau untuk pelipat surat suara kita kerahkan sebanyak 50 orang," kata Rudi Jumat (1/11/2024).
Rudi menerangkan pelipatan surat suara sebnyak 567.000 ini dimulai selama lima hari, 1-5 November 2024. Masing-masing orang akan melipat 11.340 surat suara.
"Kalau untuk jam kerja mereka ini mulai pukul 08.00 WITA sampai pukul 17.00 WITA setiap harinya," terangnya.
Kata dia, pengawasan dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dibantu Polres Kukar.
"Untuk pengamanan di internal ada pengawas dari KPU dan kepolisian," pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)