Cari disini...
Advertorial
Rapat Koordinasi terkait sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat terkait Pilkada 2024. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dalam rangka pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Rabu (14/8/2024).
Rakor ini diikuti 20 PPK dari setiap wilayah se-Kabupaten Kukar dan akan berlangsung selama tiga hari, 14-16 Agustus di Hotel Grand Elty Singgasana.
Komisioner KPU Kukar, Muchamad Amin mengatakan PPK dilibatkan dalam sosialisasi ini dikarenakan letak geografis wilayah di Kabupaten Kukar cukup luas dengan jarak antar-kecamatan sangat jauh.
"Kita ingin PPK terlibat agar sosialisasinya bisa menjangkau masyarakat secara luas," kata Amin Kamis (15/8/2024).
Ia pun menginginkan sosialisasi kepada masyarakat dapat merata hingga ke 20 kecamatan. Sebab, KPU Kukar tak mampu melakukan sosialisasi itu sendiri.
Jika berkolaborasi dengan PPK, maka pekerjaan ini diharapakan bisa lebih maksimal karena PPK pasti paham dan dapat menentukan target sasaran sosialisasinya.
“Kita ingin PPK di wilayahnya masing-masing dapat berkontribusi terhadap sosialisasi ini biar bisa lebih menyentuh masyarakat Kukar,” ungkapnya.
Dirinya berharap sosialisasi yang dilakukan oleh PPK dapat merata sehingga target 77,5 persen bisa tercapai di Pilkada 2024. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Advertorial

Rapat Koordinasi terkait sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat terkait Pilkada 2024. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dalam rangka pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Rabu (14/8/2024).
Rakor ini diikuti 20 PPK dari setiap wilayah se-Kabupaten Kukar dan akan berlangsung selama tiga hari, 14-16 Agustus di Hotel Grand Elty Singgasana.
Komisioner KPU Kukar, Muchamad Amin mengatakan PPK dilibatkan dalam sosialisasi ini dikarenakan letak geografis wilayah di Kabupaten Kukar cukup luas dengan jarak antar-kecamatan sangat jauh.
"Kita ingin PPK terlibat agar sosialisasinya bisa menjangkau masyarakat secara luas," kata Amin Kamis (15/8/2024).
Ia pun menginginkan sosialisasi kepada masyarakat dapat merata hingga ke 20 kecamatan. Sebab, KPU Kukar tak mampu melakukan sosialisasi itu sendiri.
Jika berkolaborasi dengan PPK, maka pekerjaan ini diharapakan bisa lebih maksimal karena PPK pasti paham dan dapat menentukan target sasaran sosialisasinya.
“Kita ingin PPK di wilayahnya masing-masing dapat berkontribusi terhadap sosialisasi ini biar bisa lebih menyentuh masyarakat Kukar,” ungkapnya.
Dirinya berharap sosialisasi yang dilakukan oleh PPK dapat merata sehingga target 77,5 persen bisa tercapai di Pilkada 2024. (adv)
(Sf/By)