Advertorial

    Ketua KPU Samarinda Ingatkan Warga Tak Terjebak Euforia Hitung Cepat

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    03 Desember 2024 pukul 15:18 WITA

    Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda — Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Samarinda 2024. Namun, ia memberikan peringatan tegas kepada publik agar tidak terjebak dalam klaim kemenangan atau kekalahan yang didasarkan pada hasil hitung cepat (quick count) yang telah beredar luas di media.  

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang hadir di TPS. Partisipasi Anda adalah bentuk nyata komitmen terhadap demokrasi. Tetapi, kami imbau untuk tidak terpengaruh dengan hasil quick count. Itu bukan acuan resmi,” kata Firman. 

    Ia menjelaskan bahwa proses penghitungan suara oleh KPU masih berlangsung secara berjenjang, mulai dari tingkat TPS hingga KPU Kota. Ia menekankan bahwa hasil sementara dari berbagai lembaga survei sering kali memunculkan euforia yang berlebihan atau bahkan ketegangan di antara pendukung pasangan calon.  

    “Quick count hanyalah gambaran sementara. Kita masih punya tahapan rekapitulasi yang harus dihormati. Jangan sampai klaim sepihak menciptakan gesekan di masyarakat,” tambahnya.  

    Hingga saat ini, KPU Samarinda belum mengumumkan hasil resmi apa pun karena masih fokus menyelesaikan tahapan rekapitulasi tingkat PPK yang dijadwalkan rampung pada 6 Desember 2024. Firman memastikan bahwa setiap langkah dilakukan secara transparan untuk menjaga integritas pemilu.  

    “Semua proses ini diawasi dengan ketat. Kami ingin masyarakat yakin bahwa hasil resmi yang nanti diumumkan adalah cerminan suara rakyat Samarinda,” tegasnya.  

    Peringatan ini muncul di tengah suasana yang kian memanas pasca-pemungutan suara. Beberapa kubu pendukung pasangan calon bahkan telah mengklaim kemenangan berdasarkan data sementara, memicu spekulasi dan debat di media sosial.  

    Firman berharap, masyarakat dapat menahan diri dan tetap menghormati proses yang berlangsung. “Pilkada ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi soal menjaga kepercayaan terhadap demokrasi kita. Bersabarlah, karena hasil resmi akan menjadi penentu yang sah,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Advertorial

    Ketua KPU Samarinda Ingatkan Warga Tak Terjebak Euforia Hitung Cepat

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    03 Desember 2024 pukul 15:18 WITA

    Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda — Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Samarinda 2024. Namun, ia memberikan peringatan tegas kepada publik agar tidak terjebak dalam klaim kemenangan atau kekalahan yang didasarkan pada hasil hitung cepat (quick count) yang telah beredar luas di media.  

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang hadir di TPS. Partisipasi Anda adalah bentuk nyata komitmen terhadap demokrasi. Tetapi, kami imbau untuk tidak terpengaruh dengan hasil quick count. Itu bukan acuan resmi,” kata Firman. 

    Ia menjelaskan bahwa proses penghitungan suara oleh KPU masih berlangsung secara berjenjang, mulai dari tingkat TPS hingga KPU Kota. Ia menekankan bahwa hasil sementara dari berbagai lembaga survei sering kali memunculkan euforia yang berlebihan atau bahkan ketegangan di antara pendukung pasangan calon.  

    “Quick count hanyalah gambaran sementara. Kita masih punya tahapan rekapitulasi yang harus dihormati. Jangan sampai klaim sepihak menciptakan gesekan di masyarakat,” tambahnya.  

    Hingga saat ini, KPU Samarinda belum mengumumkan hasil resmi apa pun karena masih fokus menyelesaikan tahapan rekapitulasi tingkat PPK yang dijadwalkan rampung pada 6 Desember 2024. Firman memastikan bahwa setiap langkah dilakukan secara transparan untuk menjaga integritas pemilu.  

    “Semua proses ini diawasi dengan ketat. Kami ingin masyarakat yakin bahwa hasil resmi yang nanti diumumkan adalah cerminan suara rakyat Samarinda,” tegasnya.  

    Peringatan ini muncul di tengah suasana yang kian memanas pasca-pemungutan suara. Beberapa kubu pendukung pasangan calon bahkan telah mengklaim kemenangan berdasarkan data sementara, memicu spekulasi dan debat di media sosial.  

    Firman berharap, masyarakat dapat menahan diri dan tetap menghormati proses yang berlangsung. “Pilkada ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi soal menjaga kepercayaan terhadap demokrasi kita. Bersabarlah, karena hasil resmi akan menjadi penentu yang sah,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)