Cari disini...
Advertorial
Penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, Washington Saut Dompak, Jumat (24/1/2025). (Foto: Dokumentasi Imigrasi Samarinda/Seputarfakta.com)
Samarinda – Dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda menegaskan komitmennya untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di tahun 2025.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas yang berlangsung pada Jumat (24/1/2025) di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur (Kaltim).
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, Washington Saut Dompak, mengungkapkan bahwa pembangunan zona integritas menjadi langkah strategis dalam menciptakan pelayanan publik yang bebas dari korupsi dan birokrasi yang bersih.
“Pembangunan zona integritas ini sangat penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas di setiap lini layanan. Ini adalah langkah konkret menuju pemerintahan yang bersih,” ujar Washington.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kaltim, Syahrioma Delavino, yang memberikan dorongan kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara untuk meraih predikat WBK dan WBBM.
“Bapak Syahrioma menargetkan agar seluruh UPT Keimigrasian di wilayah Kaltimtara mampu mencapai predikat WBK dan WBBM tahun ini sebagai wujud nyata dari reformasi birokrasi,” jelas Washington.
Washington menambahkan bahwa penandatanganan perjanjian kinerja ini bukan hanya simbol, tetapi juga komitmen bersama seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui langkah ini, ia berharap dapat mendukung reformasi birokrasi yang berorientasi pada pelayanan publik yang bersih, transparan, dan profesional. “Semangat pembangunan zona integritas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan negara,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Mr)
Cari disini...
Advertorial

Penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, Washington Saut Dompak, Jumat (24/1/2025). (Foto: Dokumentasi Imigrasi Samarinda/Seputarfakta.com)
Samarinda – Dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda menegaskan komitmennya untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di tahun 2025.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas yang berlangsung pada Jumat (24/1/2025) di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur (Kaltim).
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, Washington Saut Dompak, mengungkapkan bahwa pembangunan zona integritas menjadi langkah strategis dalam menciptakan pelayanan publik yang bebas dari korupsi dan birokrasi yang bersih.
“Pembangunan zona integritas ini sangat penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas di setiap lini layanan. Ini adalah langkah konkret menuju pemerintahan yang bersih,” ujar Washington.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kaltim, Syahrioma Delavino, yang memberikan dorongan kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara untuk meraih predikat WBK dan WBBM.
“Bapak Syahrioma menargetkan agar seluruh UPT Keimigrasian di wilayah Kaltimtara mampu mencapai predikat WBK dan WBBM tahun ini sebagai wujud nyata dari reformasi birokrasi,” jelas Washington.
Washington menambahkan bahwa penandatanganan perjanjian kinerja ini bukan hanya simbol, tetapi juga komitmen bersama seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui langkah ini, ia berharap dapat mendukung reformasi birokrasi yang berorientasi pada pelayanan publik yang bersih, transparan, dan profesional. “Semangat pembangunan zona integritas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan negara,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Mr)