Cari disini...
Advertorial
Pembukaan kegiatan pelayanan imigrasi yang diselenggarakan di Mal Samarinda Square dalam rangka menyambut HUT RI dan Hari Pengayoman ke-79, Sabtu (3/8/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda membuka layanan keimigrasian di Mal Samarinda Square dari pukul 10.00 WITA hingga pukul 20.00 WITA selama dua hari, 3-4 Agustus 2024. Kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dan Hari Pengayoman ke-79.
Kepala Kantor Imigrasi Samarinda, Washington Saut Dompak mengatakan pembukaan layanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan keimigrasian, serta memberikan informasi mengenai layanan hukum dan HAM.
"Kebetulan pada 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan RI dan pada 19 Agustus adalah Hari Pengayoman. Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan yang mereka butuhkan," ujar Washington saat diwawancara di Mal Samarinda Square, Sabtu (3/8/2024).
Layanan yang tersedia tidak hanya mencakup keimigrasian, tetapi juga layanan bantuan hukum, HAM dan pameran produk binaan. Kemudian terdapat informasi mengenai hak paten dan hak cipta produk yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin mendapatkan pengetahuan lebih lanjut.
Dalam layanan keimigrasian, hingga kini sudah ada 15 orang yang mendaftar dan pihaknya juga bekerjasama dengan perbankan guna memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi pelayanan. "Kami sediakan kuota 79 pendaftar hingga esok hari. Masyarakat yang ingin membuat paspor dapat langsung datang ke sini," imbuhnya.
Untuk paspor penggantian, masyarakat hanya perlu membawa KTP dan paspor lama. Sedangkan untuk pembuatan paspor baru, dokumen yang diperlukan adalah KTP, kartu keluarga dan akta lahir. Biaya pembuatan paspor biasa adalah Rp350 ribu rupiah, sedangkan paspor elektronik adalah Rp650 ribu rupiah.
"Masa berlaku paspor kini telah diperpanjang menjadi 10 tahun bagi mereka yang berusia di atas 17 tahun dan telah menikah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir harus menggantinya dalam waktu dekat," bebernya.
Dalam emperingati Hari Pengayoman, dulunya dikenal sebagai Hari Dharma Karya Dhika atau Hari Bhakti Kementerian Hukum dan HAM. Layanan yang disediakan di mal ini juga menjadi bagian dari upaya untuk memperingati hari penting tersebut.
Ia berharap dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat Samarinda dan sekitarnya dapat lebih mudah mengakses layanan keimigrasian dan informasi penting lainnya terkait dengan hukum dan HAM.
"Kita menilai masyarakat cukup antusias dengan adanya layanan ini, terlihat dari pendaftar yang terbilang suda cukup banyak sebelum pembukaan dimulai," ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Timur (Kakanwil Kemenkumham Kaltim), Gun Gun turut Gunawan mengapresiasi adanya kegiatan tersebut.
Ia berharap apa yang telah dilaksanakan hari ini dapat menyokong terbentuknya Indonesia Emas di tahun 2045, sesuai dengan tema yang diusung dalam kegiatan ini yakni "Kemenkumham Mengabdi Menuju Indonesia Emas Tahun 2024".
“Mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yg dilakukan di hari libur adalah bukti negara hadir melayani” pungkas Gun Gun. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Advertorial

Pembukaan kegiatan pelayanan imigrasi yang diselenggarakan di Mal Samarinda Square dalam rangka menyambut HUT RI dan Hari Pengayoman ke-79, Sabtu (3/8/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda membuka layanan keimigrasian di Mal Samarinda Square dari pukul 10.00 WITA hingga pukul 20.00 WITA selama dua hari, 3-4 Agustus 2024. Kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dan Hari Pengayoman ke-79.
Kepala Kantor Imigrasi Samarinda, Washington Saut Dompak mengatakan pembukaan layanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan keimigrasian, serta memberikan informasi mengenai layanan hukum dan HAM.
"Kebetulan pada 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan RI dan pada 19 Agustus adalah Hari Pengayoman. Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan yang mereka butuhkan," ujar Washington saat diwawancara di Mal Samarinda Square, Sabtu (3/8/2024).
Layanan yang tersedia tidak hanya mencakup keimigrasian, tetapi juga layanan bantuan hukum, HAM dan pameran produk binaan. Kemudian terdapat informasi mengenai hak paten dan hak cipta produk yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin mendapatkan pengetahuan lebih lanjut.
Dalam layanan keimigrasian, hingga kini sudah ada 15 orang yang mendaftar dan pihaknya juga bekerjasama dengan perbankan guna memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi pelayanan. "Kami sediakan kuota 79 pendaftar hingga esok hari. Masyarakat yang ingin membuat paspor dapat langsung datang ke sini," imbuhnya.
Untuk paspor penggantian, masyarakat hanya perlu membawa KTP dan paspor lama. Sedangkan untuk pembuatan paspor baru, dokumen yang diperlukan adalah KTP, kartu keluarga dan akta lahir. Biaya pembuatan paspor biasa adalah Rp350 ribu rupiah, sedangkan paspor elektronik adalah Rp650 ribu rupiah.
"Masa berlaku paspor kini telah diperpanjang menjadi 10 tahun bagi mereka yang berusia di atas 17 tahun dan telah menikah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir harus menggantinya dalam waktu dekat," bebernya.
Dalam emperingati Hari Pengayoman, dulunya dikenal sebagai Hari Dharma Karya Dhika atau Hari Bhakti Kementerian Hukum dan HAM. Layanan yang disediakan di mal ini juga menjadi bagian dari upaya untuk memperingati hari penting tersebut.
Ia berharap dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat Samarinda dan sekitarnya dapat lebih mudah mengakses layanan keimigrasian dan informasi penting lainnya terkait dengan hukum dan HAM.
"Kita menilai masyarakat cukup antusias dengan adanya layanan ini, terlihat dari pendaftar yang terbilang suda cukup banyak sebelum pembukaan dimulai," ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Timur (Kakanwil Kemenkumham Kaltim), Gun Gun turut Gunawan mengapresiasi adanya kegiatan tersebut.
Ia berharap apa yang telah dilaksanakan hari ini dapat menyokong terbentuknya Indonesia Emas di tahun 2045, sesuai dengan tema yang diusung dalam kegiatan ini yakni "Kemenkumham Mengabdi Menuju Indonesia Emas Tahun 2024".
“Mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yg dilakukan di hari libur adalah bukti negara hadir melayani” pungkas Gun Gun. (adv)
(Sf/By)