Advertorial

    Jaga Kualitas Air, Perumdam Tirta Kencana Kuras IPA Cendana 13 Oktober

    Penulis:Arsensia Serlyani|Redaktur:Rusdianto
    12 Oktober 2026 pukul 23:03 WITA

    Perumda Tirta Kencana Samarinda. (Foto: Instagram Perumda Tirta Kencana)

    Samarinda – Menjaga kualitas air bersih yang didistribusikan kepada masyarakat menjadi salah satu fokus pelayanan Perumda Air Minum Tirta Kencana Kota Samarinda. 

    Sebagai bagian dari pemeliharaan rutin, Perumda menjadwalkan pengurasan bak sedimentasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cendana pada Selasa, 13 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 Wita dengan estimasi pengerjaan selama 10 jam. 

    Pelanggan di sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak diimbau menampung air terlebih dahulu untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan distribusi selama pekerjaan berlangsung.

    Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Taufik, menjelaskan pengurasan bak sedimentasi merupakan kegiatan pemeliharaan berkala yang dilaksanakan untuk mendukung terjaganya kualitas air hasil pengolahan sebelum disalurkan kepada pelanggan.

    “Untuk pengurasan memang sudah terjadwal. Setiap instalasi kami biasanya tiga bulan rutin akan menguras bak sedimentasi yang ada di beberapa IPA yang ada di Kota Samarinda,” ujar Taufik, Senin (12/10/2026).

    Menurutnya, pemeliharaan rutin tersebut menjadi bagian dari upaya Perumda Tirta Kencana menjaga kualitas air sekaligus mendukung keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat. 

    Karena itu, informasi mengenai jadwal pekerjaan disampaikan agar pelanggan dapat melakukan persiapan sebelum pengurasan dimulai.

    “Biasanya kami sebelum itu juga menginformasikan kepada warga Samarinda untuk menampung air yang terdampak dari pengurasan bak sedimentasi yang ada di Kota Samarinda,” jelasnya.

    Pengurasan IPA Cendana dijadwalkan berlangsung selama 1 x 10 jam, terhitung mulai pukul 08.00 Wita. 

    Selama proses pemeliharaan, distribusi air di sejumlah wilayah yang terhubung dengan layanan IPA Cendana berpotensi mengalami gangguan.

    Kawasan yang berpotensi terdampak meliputi Jalan Banggeris, Jalan MT Haryono, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Ir H Juanda, Jalan Kadrie Oening, Jalan AW Syahranie, Jalan M Yamin, Jalan Martadinata, Jalan Pasundan, dan Jalan Siradj Salman.

    Selain itu, potensi gangguan juga mencakup jalur reservoir Segiri, jalur booster AW Syahranie, jalur booster Siradj Salman, jalur booster Pembangunan, serta jalur Korem. 

    Sejumlah kelurahan yang masuk dalam daftar wilayah berpotensi terdampak yakni Sungai Pinang Dalam, Gunung Kelua, Temindung Permai, Air Putih, dan Teluk Lerong Ilir.

    Taufik mengimbau pelanggan di kawasan tersebut untuk menyiapkan persediaan air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai. 

    Persiapan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga selama proses pengurasan berlangsung.

    Pengurasan bak sedimentasi merupakan bagian dari pemeliharaan terjadwal yang dilakukan Perumda Tirta Kencana. 

    Melalui kegiatan tersebut, perusahaan berupaya menjaga kualitas air yang diolah dan didistribusikan kepada masyarakat Samarinda.

    Pelanggan dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan pekerjaan dan perkembangan pelayanan melalui situs resmi www.perumdamtirtakencana.id atau layanan WhatsApp Perumda Tirta Kencana di nomor 08115553536.

    (Sf/Rs)

    Advertorial

    Jaga Kualitas Air, Perumdam Tirta Kencana Kuras IPA Cendana 13 Oktober

    Penulis:Arsensia Serlyani|Redaktur:Rusdianto
    12 Oktober 2026 pukul 23:03 WITA

    Perumda Tirta Kencana Samarinda. (Foto: Instagram Perumda Tirta Kencana)

    Samarinda – Menjaga kualitas air bersih yang didistribusikan kepada masyarakat menjadi salah satu fokus pelayanan Perumda Air Minum Tirta Kencana Kota Samarinda. 

    Sebagai bagian dari pemeliharaan rutin, Perumda menjadwalkan pengurasan bak sedimentasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cendana pada Selasa, 13 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 Wita dengan estimasi pengerjaan selama 10 jam. 

    Pelanggan di sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak diimbau menampung air terlebih dahulu untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan distribusi selama pekerjaan berlangsung.

    Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Taufik, menjelaskan pengurasan bak sedimentasi merupakan kegiatan pemeliharaan berkala yang dilaksanakan untuk mendukung terjaganya kualitas air hasil pengolahan sebelum disalurkan kepada pelanggan.

    “Untuk pengurasan memang sudah terjadwal. Setiap instalasi kami biasanya tiga bulan rutin akan menguras bak sedimentasi yang ada di beberapa IPA yang ada di Kota Samarinda,” ujar Taufik, Senin (12/10/2026).

    Menurutnya, pemeliharaan rutin tersebut menjadi bagian dari upaya Perumda Tirta Kencana menjaga kualitas air sekaligus mendukung keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat. 

    Karena itu, informasi mengenai jadwal pekerjaan disampaikan agar pelanggan dapat melakukan persiapan sebelum pengurasan dimulai.

    “Biasanya kami sebelum itu juga menginformasikan kepada warga Samarinda untuk menampung air yang terdampak dari pengurasan bak sedimentasi yang ada di Kota Samarinda,” jelasnya.

    Pengurasan IPA Cendana dijadwalkan berlangsung selama 1 x 10 jam, terhitung mulai pukul 08.00 Wita. 

    Selama proses pemeliharaan, distribusi air di sejumlah wilayah yang terhubung dengan layanan IPA Cendana berpotensi mengalami gangguan.

    Kawasan yang berpotensi terdampak meliputi Jalan Banggeris, Jalan MT Haryono, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Ir H Juanda, Jalan Kadrie Oening, Jalan AW Syahranie, Jalan M Yamin, Jalan Martadinata, Jalan Pasundan, dan Jalan Siradj Salman.

    Selain itu, potensi gangguan juga mencakup jalur reservoir Segiri, jalur booster AW Syahranie, jalur booster Siradj Salman, jalur booster Pembangunan, serta jalur Korem. 

    Sejumlah kelurahan yang masuk dalam daftar wilayah berpotensi terdampak yakni Sungai Pinang Dalam, Gunung Kelua, Temindung Permai, Air Putih, dan Teluk Lerong Ilir.

    Taufik mengimbau pelanggan di kawasan tersebut untuk menyiapkan persediaan air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai. 

    Persiapan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga selama proses pengurasan berlangsung.

    Pengurasan bak sedimentasi merupakan bagian dari pemeliharaan terjadwal yang dilakukan Perumda Tirta Kencana. 

    Melalui kegiatan tersebut, perusahaan berupaya menjaga kualitas air yang diolah dan didistribusikan kepada masyarakat Samarinda.

    Pelanggan dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan pekerjaan dan perkembangan pelayanan melalui situs resmi www.perumdamtirtakencana.id atau layanan WhatsApp Perumda Tirta Kencana di nomor 08115553536.

    (Sf/Rs)