Advertorial

    IPA Bengkuring Lakukan Pemeliharaan Total, Warga Diminta Antisipasi Gangguan Distribusi Air

    Penulis:maulana|Redaktur:Lodya A
    15 Mei 2026 pukul 19:25 WITA

    Poster pemberitahuan perbaikan. (Foto: Perumda Tirta Kencana)

    Samarinda - Kabar penting disampaikan bagi pelanggan Perumda Tirta Kencana di wilayah Bengkuring dan sekitarnya. 

    Hal ini untuk mengoptimalkan kinerja fasilitas produksi air bersih, pihak manajemen menjadwalkan pemeliharaan menyeluruh di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bengkuring. 

    Pekerjaan besar ini mencakup pengurasan bak WTP (Water Treatment Plant), sedimentasi, reservoar, hingga pembersihan kanal utama. Rangkaian agenda teknis tersebut dijadwalkan serentak pada 20 Mei 2026.

    Dimulai pada pukul 08.00 WITA, estimasi waktu yang dibutuhkan oleh tim teknis sekitar 10 jam pengerjaan fisik. 

    Namun, dampak dari pengurasan ini diprediksi akan dirasakan hingga proses normalisasi tekanan air kembali stabil di jaringan pipa distribusi.

    "Pemeliharaan di IPA Bengkuring kali ini bersifat menyeluruh. Tidak hanya bak sedimentasi, tapi juga kanal dan reservoar kita bersihkan semua. Ini adalah upaya preventif agar tidak terjadi penurunan kualitas debit air di masa mendatang," ujar Taufik, Staf Humas Perumda Tirta Kencana.

    Pihak Perumda menekankan pengerjaan diupayakan selesai tepat waktu atau bahkan lebih cepat jika kondisi di lapangan memungkinkan. 

    Namun, pelanggan diharapkan tetap bersiap dengan cadangan air yang memadai selama pemeliharaan berlangsung.

    "Kami mengimbau warga agar menampung air secukupnya sejak hari Selasa, sehingga saat aliran dihentikan pada Rabu pagi, kebutuhan rumah tangga tetap bisa terpenuhi," tuturnya.

    Adapun wilayah yang dipastikan akan mengalami gangguan distribusi air secara langsung akibat pengerjaan ini meliputi kawasan Perumahan Bengkuring secara keseluruhan, Puspita Bengkuring, Jalan Durian, Jalan Wanyi dan sekitarnya, serta Jalan Padat Karya dan sekitarnya. 

    Masyarakat diharapkan dapat memaklumi proses perawatan infrastruktur demi keberlangsungan layanan air bersih yang lebih baik. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Advertorial

    IPA Bengkuring Lakukan Pemeliharaan Total, Warga Diminta Antisipasi Gangguan Distribusi Air

    Penulis:maulana|Redaktur:Lodya A
    15 Mei 2026 pukul 19:25 WITA

    Poster pemberitahuan perbaikan. (Foto: Perumda Tirta Kencana)

    Samarinda - Kabar penting disampaikan bagi pelanggan Perumda Tirta Kencana di wilayah Bengkuring dan sekitarnya. 

    Hal ini untuk mengoptimalkan kinerja fasilitas produksi air bersih, pihak manajemen menjadwalkan pemeliharaan menyeluruh di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bengkuring. 

    Pekerjaan besar ini mencakup pengurasan bak WTP (Water Treatment Plant), sedimentasi, reservoar, hingga pembersihan kanal utama. Rangkaian agenda teknis tersebut dijadwalkan serentak pada 20 Mei 2026.

    Dimulai pada pukul 08.00 WITA, estimasi waktu yang dibutuhkan oleh tim teknis sekitar 10 jam pengerjaan fisik. 

    Namun, dampak dari pengurasan ini diprediksi akan dirasakan hingga proses normalisasi tekanan air kembali stabil di jaringan pipa distribusi.

    "Pemeliharaan di IPA Bengkuring kali ini bersifat menyeluruh. Tidak hanya bak sedimentasi, tapi juga kanal dan reservoar kita bersihkan semua. Ini adalah upaya preventif agar tidak terjadi penurunan kualitas debit air di masa mendatang," ujar Taufik, Staf Humas Perumda Tirta Kencana.

    Pihak Perumda menekankan pengerjaan diupayakan selesai tepat waktu atau bahkan lebih cepat jika kondisi di lapangan memungkinkan. 

    Namun, pelanggan diharapkan tetap bersiap dengan cadangan air yang memadai selama pemeliharaan berlangsung.

    "Kami mengimbau warga agar menampung air secukupnya sejak hari Selasa, sehingga saat aliran dihentikan pada Rabu pagi, kebutuhan rumah tangga tetap bisa terpenuhi," tuturnya.

    Adapun wilayah yang dipastikan akan mengalami gangguan distribusi air secara langsung akibat pengerjaan ini meliputi kawasan Perumahan Bengkuring secara keseluruhan, Puspita Bengkuring, Jalan Durian, Jalan Wanyi dan sekitarnya, serta Jalan Padat Karya dan sekitarnya. 

    Masyarakat diharapkan dapat memaklumi proses perawatan infrastruktur demi keberlangsungan layanan air bersih yang lebih baik. (Adv)

    (Sf/Lo)