Cari disini...
Advertorial
Manasik Haji Cilik IGTKI Kecamatan Paser Belengkong. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Paser Belengkong menggelar kegiatan Manasik Haji Cilik untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat kecamatan.
Acara pembelajaran keagamaan tersebut menjadi momen penting dalam memperkenalkan pilar rukun Islam yang kelima kepada anak-anak sejak usia dini secara interaktif.
Ketua IGTKI Kecamatan Paser Belengkong, Titin Kartini menyampaikan manasik haji cilik merupakan metode pembelajaran yang dekat dengan anak usia dini. Kegiatan tersebut sengaja dirancang agar selaras dengan tahap perkembangan anak melalui pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami.
"Manasik haji cilik ini sengaja dirancang menjadi agenda tahunan agar nilai keagamaan melekat sejak anak masih di usia dini," kata Titin Kartini, Sabtu (5/9/2026).
Sebanyak 539 anak dari 20 Taman Kanak-kanak (TK) dan dua Kelompok Bermain (KB) di seluruh Kecamatan Paser Belengkong berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Melalui peragaan manasik itu, para siswa tidak hanya diajak mengenal tahapan ibadah haji seperti penggunaan kain ihram, tawaf, sai, hingga melempar jumrah. Anak-anak juga dilatih untuk menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan dan kebersamaan.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kabupaten Paser, Sukardi turut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif IGTKI Paser Belengkong. Menurutnya, penanaman nilai keagamaan yang dimulai sejak dini akan tertanam kuat dalam memori sehingga akan membentuk karakter anak.
"Ini merupakan salah satu langkah dari pendidikan kita untuk menanamkan nilai keagamaan khususnya bagi anak usia dini," ucapnya.
Pada kegiatan itu, simulasi melempar jumrah menjadi salah satu prosesi yang paling dinikmati oleh para anak-anak. Melalui kegiatan tersebut, para guru juga memberikan edukasi dan pemahaman mengenai nilai serta hikmah di balik setiap tahapan ibadah haji.
Disdikbud Paser mengonfirmasi bahwa kegiatan manasik haji cilik merupakan agenda tahunan resmi di setiap kecamatan. Untuk wilayah Kecamatan Pasir Belengkong, pelaksanaan tahun 2026 ini menjadi penutup rangkaian agenda manasik haji cilik di tingkat kecamatan. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Advertorial

Manasik Haji Cilik IGTKI Kecamatan Paser Belengkong. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Paser Belengkong menggelar kegiatan Manasik Haji Cilik untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat kecamatan.
Acara pembelajaran keagamaan tersebut menjadi momen penting dalam memperkenalkan pilar rukun Islam yang kelima kepada anak-anak sejak usia dini secara interaktif.
Ketua IGTKI Kecamatan Paser Belengkong, Titin Kartini menyampaikan manasik haji cilik merupakan metode pembelajaran yang dekat dengan anak usia dini. Kegiatan tersebut sengaja dirancang agar selaras dengan tahap perkembangan anak melalui pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami.
"Manasik haji cilik ini sengaja dirancang menjadi agenda tahunan agar nilai keagamaan melekat sejak anak masih di usia dini," kata Titin Kartini, Sabtu (5/9/2026).
Sebanyak 539 anak dari 20 Taman Kanak-kanak (TK) dan dua Kelompok Bermain (KB) di seluruh Kecamatan Paser Belengkong berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Melalui peragaan manasik itu, para siswa tidak hanya diajak mengenal tahapan ibadah haji seperti penggunaan kain ihram, tawaf, sai, hingga melempar jumrah. Anak-anak juga dilatih untuk menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan dan kebersamaan.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kabupaten Paser, Sukardi turut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif IGTKI Paser Belengkong. Menurutnya, penanaman nilai keagamaan yang dimulai sejak dini akan tertanam kuat dalam memori sehingga akan membentuk karakter anak.
"Ini merupakan salah satu langkah dari pendidikan kita untuk menanamkan nilai keagamaan khususnya bagi anak usia dini," ucapnya.
Pada kegiatan itu, simulasi melempar jumrah menjadi salah satu prosesi yang paling dinikmati oleh para anak-anak. Melalui kegiatan tersebut, para guru juga memberikan edukasi dan pemahaman mengenai nilai serta hikmah di balik setiap tahapan ibadah haji.
Disdikbud Paser mengonfirmasi bahwa kegiatan manasik haji cilik merupakan agenda tahunan resmi di setiap kecamatan. Untuk wilayah Kecamatan Pasir Belengkong, pelaksanaan tahun 2026 ini menjadi penutup rangkaian agenda manasik haji cilik di tingkat kecamatan. (Adv)
(Sf/Rs)