Advertorial

    Gelar Konsolidasi, Begini Pesan KPU kepada Seluruh Ketua RT se-Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    14 Oktober 2024 pukul 08:11 WITA

    Konsolidasi Ketua RT se-Samarinda untuk menyukseskan Pilkada 2024 yang digelar di GOR Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Samarinda di Jalan Juanda, Samarinda Ulu oleh KPU Samarinda, Minggu (13/10/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda menggelar konsolidasi daerah tingkat kota dalam rangka untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Minggu (13/10/2024) malam.  

    Kegiatan yang digelar di GOR Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Samarinda di Jalan Juanda ini dihadiri oleh seluruh ketua RT di Samarinda, serta para lurah dan camat sebagai upaya dalam mewujudkan peningkatan partisipasi masyarakat.

    Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat, menekankan pentingnya peran RT dalam meningkatkan angka partisipasi pemilih dalam Pilkada tahun ini. Ia menargetkan partisipasi pemilih dapat mencapai lebih dari 70 persen. 

    “RT adalah faktor penting dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Oleh karena itu, kita harus bekerja sama untuk menyukseskan Pilkada ini," ujar Firman.  

    Ia juga optimis bahwa partisipasi masyarakat di lingkungan RT masing-masing akan tinggi, meski hanya ada satu pasangan calon (paslon) yang akan bertarung dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda. 

    Namun yang perlu diingat, bahwa dalam pilkada ini tak hanya tentang pemilihan wali kota dan wakil wali kota saja. Tapi juga terdapat pemilihan gubernur (Pilgub) Kaltim. Sehingga ia ingin para RT dan perangkat pemerintahan setempat juga turut membantu dalam menyosialisasikan hal tersebut. 

    "Meski hanya ada satu Paslon untuk Pilkada Samarinda, tapi kita juga kan ada Pilgub, itu yang harus diingat masyarakat," ungkapnya. 

    Dalam acara itu juga turut hadir Ketua KPU Provinsi Kaltim, Fahmi Idris, yang mengapresiasi inisiatif saritKPU Samarinda dalam menghadirkan seluruh ketua RT. Menurutnya langkah ini patut menjadi contoh bagi kabupaten dan kota lain di Kaltim.

    “KPU Kaltim tidak mungkin menghadirkan seluruh ketua RT se-Kaltim karena jumlahnya yang sangat banyak, mencapai puluhan ribu. Namun, apa yang dilakukan oleh KPU Samarinda ini bisa menjadi contoh yang dapat diikuti oleh daerah lain," ucap Fahmi.

    Selain itu, ia juga mengimbau KPU di seluruh daerah untuk mulai mensosialisasikan mekanisme pindah memilih sejak dini, karena hal tersebut berpotensi memengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada.

    "Kita ingin fasilitas pindah memilih ini disosialisasikan secara masif sebelum pelaksanaannya," harapnya. 

    Dalam kesempatan itu, Fahmi juga memberikan pesan kepada penyelenggara pemilu seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungtan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) agar tidak mudah melakukan aksi protes jika terdapat keterlambatan dalam pembayaran honor.

    “Jangan sedikit-sedikit demo. Jika ada masalah seperti keterlambatan gaji, datang saja ke kantor KPU, temui ketua atau bagian sekretariat untuk mendapatkan penjelasan," tegasnya.

    Lalu sebagai bagian dari acara, KPU Samarinda juga turut menghadirkan mantan vokalis Ada Band, Donnie Sibarani, yang dinilai sebagai bentuk apresiasi serta motivasi kepada para petugas pemilihan, termasuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), camat, lurah, dan RT yang berperan penting dalam kesuksesan Pilkada. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Advertorial

    Gelar Konsolidasi, Begini Pesan KPU kepada Seluruh Ketua RT se-Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    14 Oktober 2024 pukul 08:11 WITA

    Konsolidasi Ketua RT se-Samarinda untuk menyukseskan Pilkada 2024 yang digelar di GOR Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Samarinda di Jalan Juanda, Samarinda Ulu oleh KPU Samarinda, Minggu (13/10/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda menggelar konsolidasi daerah tingkat kota dalam rangka untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Minggu (13/10/2024) malam.  

    Kegiatan yang digelar di GOR Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Samarinda di Jalan Juanda ini dihadiri oleh seluruh ketua RT di Samarinda, serta para lurah dan camat sebagai upaya dalam mewujudkan peningkatan partisipasi masyarakat.

    Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat, menekankan pentingnya peran RT dalam meningkatkan angka partisipasi pemilih dalam Pilkada tahun ini. Ia menargetkan partisipasi pemilih dapat mencapai lebih dari 70 persen. 

    “RT adalah faktor penting dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Oleh karena itu, kita harus bekerja sama untuk menyukseskan Pilkada ini," ujar Firman.  

    Ia juga optimis bahwa partisipasi masyarakat di lingkungan RT masing-masing akan tinggi, meski hanya ada satu pasangan calon (paslon) yang akan bertarung dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda. 

    Namun yang perlu diingat, bahwa dalam pilkada ini tak hanya tentang pemilihan wali kota dan wakil wali kota saja. Tapi juga terdapat pemilihan gubernur (Pilgub) Kaltim. Sehingga ia ingin para RT dan perangkat pemerintahan setempat juga turut membantu dalam menyosialisasikan hal tersebut. 

    "Meski hanya ada satu Paslon untuk Pilkada Samarinda, tapi kita juga kan ada Pilgub, itu yang harus diingat masyarakat," ungkapnya. 

    Dalam acara itu juga turut hadir Ketua KPU Provinsi Kaltim, Fahmi Idris, yang mengapresiasi inisiatif saritKPU Samarinda dalam menghadirkan seluruh ketua RT. Menurutnya langkah ini patut menjadi contoh bagi kabupaten dan kota lain di Kaltim.

    “KPU Kaltim tidak mungkin menghadirkan seluruh ketua RT se-Kaltim karena jumlahnya yang sangat banyak, mencapai puluhan ribu. Namun, apa yang dilakukan oleh KPU Samarinda ini bisa menjadi contoh yang dapat diikuti oleh daerah lain," ucap Fahmi.

    Selain itu, ia juga mengimbau KPU di seluruh daerah untuk mulai mensosialisasikan mekanisme pindah memilih sejak dini, karena hal tersebut berpotensi memengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada.

    "Kita ingin fasilitas pindah memilih ini disosialisasikan secara masif sebelum pelaksanaannya," harapnya. 

    Dalam kesempatan itu, Fahmi juga memberikan pesan kepada penyelenggara pemilu seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungtan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) agar tidak mudah melakukan aksi protes jika terdapat keterlambatan dalam pembayaran honor.

    “Jangan sedikit-sedikit demo. Jika ada masalah seperti keterlambatan gaji, datang saja ke kantor KPU, temui ketua atau bagian sekretariat untuk mendapatkan penjelasan," tegasnya.

    Lalu sebagai bagian dari acara, KPU Samarinda juga turut menghadirkan mantan vokalis Ada Band, Donnie Sibarani, yang dinilai sebagai bentuk apresiasi serta motivasi kepada para petugas pemilihan, termasuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), camat, lurah, dan RT yang berperan penting dalam kesuksesan Pilkada. (Adv)

    (Sf/Rs)