Cari disini...
Advertorial
KPU Samarinda gelar acara doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024 di halaman parkir GOR Kadrie Oening, Minggu (24/11/2024) malam. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ratusan masyarakat terlihat memadati halaman parkir GOR Kadrie Oening pada Minggu (24/11/2024) malam untuk mengikuti acara doa bersama dan shalawat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda.
Ketua KPU Samarinda, Firman, mengajak masyarakat untuk mendoakan kelancaran pesta demokrasi ini. Ia menyampaikan harapan agar Pilkada dapat berlangsung dengan aman dan damai.
Acara ini, kata Firman, juga menjadi bagian dari sosialisasi Pilkada Samarinda yang akan berlangsung dalam hitungan hari.
“Kami meminta doa agar pelaksanaan Pilkada yang tinggal beberapa hari lagi berjalan lancar, serta kita semua diberi kesehatan dan keselamatan. Semoga Samarinda tetap damai dalam setiap tahap pelaksanaannya,” ujar Firman.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menentukan masa depan Kota Samarinda.
“Jangan lupa ajak keluarga dan tetangga untuk datang ke TPS. Kehadiran masyarakat sangat penting bagi kami, karena ini adalah puncak dari kerja keras kami selama lebih dari enam bulan terakhir,” tambahnya.
Acara shalawat dipandu oleh Al-Munsyid Al-Habib Ahmad Bin Abu Bakar Assegaf dan dihadiri oleh jajaran penyelenggara Pilkada, termasuk Bawaslu dan KPU Kaltim.
Komisioner KPU Kaltim, Abdul Qoyim dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut.
Menurutnya keberhasilan selain berjalan aman dan damai juga sangat bergantung pada partisipasi pemilih.
“Semoga ikhtiar kita malam ini membawa kita kepada pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat. Semakin banyak yang datang ke TPS, semakin baik tingkat partisipasinya,” ucap Qoyim.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan meski berbeda pilihan. Menurutnya, beda pilihan itu dalam setiap momen pemilihan adalah hal yang biasa, tetapi jangan sampai menjadi alasan perselisihan.
Ia mengimbau agar masyarakat dapat memilih kepala daerah sesuai dengan keinginan dma hati nurani, tanpa tekanan atau intervensi apa pun.
"Pilkada adalah momen penting untuk menentukan masa depan kota dan provinsi kita,” tambahnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Advertorial

KPU Samarinda gelar acara doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024 di halaman parkir GOR Kadrie Oening, Minggu (24/11/2024) malam. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ratusan masyarakat terlihat memadati halaman parkir GOR Kadrie Oening pada Minggu (24/11/2024) malam untuk mengikuti acara doa bersama dan shalawat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda.
Ketua KPU Samarinda, Firman, mengajak masyarakat untuk mendoakan kelancaran pesta demokrasi ini. Ia menyampaikan harapan agar Pilkada dapat berlangsung dengan aman dan damai.
Acara ini, kata Firman, juga menjadi bagian dari sosialisasi Pilkada Samarinda yang akan berlangsung dalam hitungan hari.
“Kami meminta doa agar pelaksanaan Pilkada yang tinggal beberapa hari lagi berjalan lancar, serta kita semua diberi kesehatan dan keselamatan. Semoga Samarinda tetap damai dalam setiap tahap pelaksanaannya,” ujar Firman.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menentukan masa depan Kota Samarinda.
“Jangan lupa ajak keluarga dan tetangga untuk datang ke TPS. Kehadiran masyarakat sangat penting bagi kami, karena ini adalah puncak dari kerja keras kami selama lebih dari enam bulan terakhir,” tambahnya.
Acara shalawat dipandu oleh Al-Munsyid Al-Habib Ahmad Bin Abu Bakar Assegaf dan dihadiri oleh jajaran penyelenggara Pilkada, termasuk Bawaslu dan KPU Kaltim.
Komisioner KPU Kaltim, Abdul Qoyim dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut.
Menurutnya keberhasilan selain berjalan aman dan damai juga sangat bergantung pada partisipasi pemilih.
“Semoga ikhtiar kita malam ini membawa kita kepada pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat. Semakin banyak yang datang ke TPS, semakin baik tingkat partisipasinya,” ucap Qoyim.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan meski berbeda pilihan. Menurutnya, beda pilihan itu dalam setiap momen pemilihan adalah hal yang biasa, tetapi jangan sampai menjadi alasan perselisihan.
Ia mengimbau agar masyarakat dapat memilih kepala daerah sesuai dengan keinginan dma hati nurani, tanpa tekanan atau intervensi apa pun.
"Pilkada adalah momen penting untuk menentukan masa depan kota dan provinsi kita,” tambahnya. (Adv)
(Sf/Rs)