Cari disini...
Advertorial
Ketua Bawaslu Kaltim, Hari Dermanto. (Foto: Dok. Bawaslu Kaltim/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Timur (Kaltim) Hari Dermanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengawasi sekitar 3.700 kampanye yang dilakukan oleh para calon gubernur dan gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota dalam rangka Pilkada 2024.
Aktivitas kampanye ini tersebar di berbagai wilayah di Kaltim, dengan Balikpapan dan Bontang menjadi kota yang paling aktif melaksanakan kegiatan kampanye. Tak ketinggalan, ia juga menyebut Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga menjadi salah satu daerah dengan intensitas kampanye yang tinggi.
Dari hasil pengawasan selama masa kampanye, Bawaslu Kaltim menemukan sebanyak 61 dugaan pelanggaran pemilu. Temuan tersebut sebagian besar terjadi saat tahapan kampanye berlangsung.
"Ada sekitar 61 temuan dugaan pelanggaran selama kampanye," ujar Hari.
Ia pun menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan bertujuan untuk menjaga integritas proses demokrasi di daerah ini. Hari juga menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan dan temuan yang masuk sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Langkah ini diharapkan mampu meminimalisir potensi pelanggaran, sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku yang tidak menaati aturan kampanye.
"Pelaksanaan Pilkada di Kaltim ini diwarnai sejumlah persoalan, dan kami terus melakukan penelusuran terhadap dugaan pelanggaran ini untuk memastikan pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil,"
Dengan masih adanya beberapa tahapan Pilkada yang perlu dilakukan, Bawaslu Kaltim mengimbau seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan transparansi hingga usainya proses Pilkada. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Advertorial

Ketua Bawaslu Kaltim, Hari Dermanto. (Foto: Dok. Bawaslu Kaltim/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Timur (Kaltim) Hari Dermanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengawasi sekitar 3.700 kampanye yang dilakukan oleh para calon gubernur dan gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota dalam rangka Pilkada 2024.
Aktivitas kampanye ini tersebar di berbagai wilayah di Kaltim, dengan Balikpapan dan Bontang menjadi kota yang paling aktif melaksanakan kegiatan kampanye. Tak ketinggalan, ia juga menyebut Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga menjadi salah satu daerah dengan intensitas kampanye yang tinggi.
Dari hasil pengawasan selama masa kampanye, Bawaslu Kaltim menemukan sebanyak 61 dugaan pelanggaran pemilu. Temuan tersebut sebagian besar terjadi saat tahapan kampanye berlangsung.
"Ada sekitar 61 temuan dugaan pelanggaran selama kampanye," ujar Hari.
Ia pun menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan bertujuan untuk menjaga integritas proses demokrasi di daerah ini. Hari juga menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan dan temuan yang masuk sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Langkah ini diharapkan mampu meminimalisir potensi pelanggaran, sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku yang tidak menaati aturan kampanye.
"Pelaksanaan Pilkada di Kaltim ini diwarnai sejumlah persoalan, dan kami terus melakukan penelusuran terhadap dugaan pelanggaran ini untuk memastikan pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil,"
Dengan masih adanya beberapa tahapan Pilkada yang perlu dilakukan, Bawaslu Kaltim mengimbau seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan transparansi hingga usainya proses Pilkada. (Adv)
(Sf/Rs)